Kompas.com - 02/05/2013, 21:36 WIB
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com — Gara-gara banyaknya korban berjatuhan akibat jalan rusak di beberapa wilayah di Jawa Barat selama beberapa bulan ke belakang, Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) berencana melaporkan tiga kepala daerah di wilayah Jawa Barat ke Polda Jabar.

Ancaman tersebut disampaikan oleh ketua HLKI Firman Turmantara saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (2/5/2013). Menurut Firman, HLKI akan menyertakan bukti-bukti pengaduan dari 150 korban kecelakaan akibat jalan rusak di Jawa Barat selama dua bulan ke belakang. Kendati demikian, Firman belum bersedia membeberkan tiga kepala daerah yang akan dilaporkannya.

"Besok kami (HLKI, red) akan meluncur ke Polda Jabar untuk melapor. Kita sudah menghimpun hampir 150 formulir yang sudah saya bagikan dan sudah terisi data-data korban kecelakaan," kata Firman.

Firman menambahkan, laporan ke Polda Jabar tersebut lantaran upaya pengaduan ke lembaga pengaduan publik atau Ombudsman tidak mendapat tanggapan positif dari pemerintah daerah yang bersangkutan.

"Kita sudah upayakan beberapa cara, namun tampaknya belum signifikan atau dapat dikatakan lambat. Tadi saya sudah buat surat ke Polda untuk segera memidanakan," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau kepada semua warga Jawa Barat untuk segera melaporkan kecelakaan yang terjadi akibat jalan berlubang. Instansi terkait yang mengurusi jalan bisa saja dipidanakan sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya.

"Korban kalau melapor bisa saja memidanakan pengelola jalan raya karena ada ketentuannya dalam undang-undang," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Martinus Sitompul di Mapolda Jabar, Kamis.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X