Kompas.com - 02/05/2013, 19:35 WIB
|
EditorFarid Assifa

PALU, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Donggala menyegel dengan memasang garis polisi salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) "nakal" di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Penyegelan ini dilakukan lantaran SPBU tersebut diduga menimbun solar yang nantinya akan dijual jika harga BBM jadi dinaikkan.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Donggala AKP Margianta mengatakan, penyegelan terhadap SPBU Lampong di Kecamatan Banawa ini dilakukan setelah ada laporan masyarakat.

"Setelah kami melakukan pengecekan di tangki timbun ternyata solar yang mereka katakan habis masih banyak. Sekitar 10 ribu liter solar ada di tangki timbun nomor 4," kata Margianta saat dihubungi Kompas.com, Kamis (2/5/2013).

Menurutnya, penyegelan terhadap SPBU ini hanya sementara. Pihak kepolisian selanjutnya akan berkoordinasi dengan saksi ahli di Depot Pertamina Donggala.

Terkait kasus dugaan penimbunan solar ini kepolisian telah memeriksa dua orang saksi yakni satu orang operator berinisial A dan satu orang penanggungjawab SPBU berinisial S. Jika dalam pemeriksaan dan pengembangan nanti kedua saksi ini terbukti melakukan penimbunan BBM, statusnya bisa naik menjadi tersangka.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X