Kompas.com - 02/05/2013, 16:45 WIB
|
EditorKistyarini

LUWU UTARA, KOMPAS.com - Empat ratus kepala keluarga (KK) di Desa Lembang Lembang, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, terisolasi, setelah ponton penyeberangan yang biasa mereka gunakan terseret arus air.

Ponton itu merupakan satu-satunya alat transportasi untuk menyeberangi sungai menuju desa tetangga. Akibat kejadian itu, aktivitas warga pun lumpuh. Sebab pasar, puskesmas, dan sebagainya terletak di desa tetangga, yakni Desa Beringin Jaya, yang hanya bisa ditempuh dengan menggunakan ponton tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, Andi Eviana, mengungkapkan, saat ini pihaknya masih meninjau lokasi. "Selain Desa Lembang Lembang, yang terisolasi, juga Desa Limbong Wara dan Kecamatan Malangke, yang hingga saat ini masih dilanda banjir," ungkap Eviana, Kamis (2/5/2013).

Evi menambahkan jika pihaknya kesulitan menyalurkan bantuan ke daerah terisolir karena tidak ada transportasi penyeberangan di Sungai Rongkong Akibat ponton hanyut terbawa arus. Hal ini juga dikarenakan perahu karet yang ada dalam kondisi rusak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X