Niat Demo Presiden, Markas PMII di Situbondo Digerebek

Kompas.com - 02/05/2013, 14:43 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

SITUBONDO, KOMPAS.com - Petugas Polres Situbondo melakukan penggerebekan terhadap Kantor Sekretariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Situbondo, Jawa Timur, Kamis (2/5/2013). Hal itu dilakukan setelah ratusan  mahasiswa yang tergabung dalam PMII se-Tapal Kuda merencanakan untuk melakukan aksi demo menyambut kedatangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Bahkan, puluhan petugas Sabhara melakukan penggerebekan terhadap Kantor Sekretariat PMII Situbondo di Jalan Raya Wijaya Kusuma, langsung melarang keras aksinya untuk turun ke jalan. "Kami  memang melarang mereka untuk turun ke jalan, karena mereka  tidak memiliki izin untuk melakukan aksinya," terang  Kasat Sabhara Polres Situbondo, AKP Hariyono.

Diperoleh keterangan, untuk  menyambut kedatangan Presiden, ratusan aktivis PMII dari berbagai daerah di Jawa Timur  mulai Rabu (1/5/2013) malam sekitar pukul 20.00 WIB, mulai berdatangan ke Situbondo. Mereka merencanakan menyambut kedatangan Presiden dengan melakukan aksi turun ke jalan.

Namun, sebelum melakukan aksinya, keberadaan mereka terendus petugas jajaran Polres Situbondo hingga akhirnya digerebek serta disuruh untuk membubarkan diri.


Ada sejumlah tuntutan yang rencananya akan 'diteriakkan' massa PMII, di antaranya menyoal kenaikan harga BBM, penuntasan kasus Century, kasus LP Cebongan dan kasus-kasus korupsi yang lain. "Dalam melakukan aksi turun ke jalan, kami mau menyoroti persoalan negara yang tidak kunjung tuntas. Memang ada sejumlah aktivis PMII luar daerah yang akan ikut gabung, mereka sudah datang ke Situbondo," tandas Ketua PMII Komisariat Situbondo, Lukman Hakim.

"Sekitar pukul 05.00 pagi kami mendapat informasi tentang rencana aksi PMII, sehingga sebagai upaya persuasif, kami langsung mendatangi markas PMII Situbondo, agar tidak melakukan aksinya," Hariyono.

Meski sepakat untuk tidak turun ke jalan, namun aktivis PMII mengaku keberatan dengan langkah penggerebekan oleh aparat kepolisian. "Niat kami bukan aksi atau demo, tetapi akan melakukan doa bersama di depan Kantor Kemenag agar SBY mampu mengevaluasi dan memperbaiki sejumlah kegagalannya sebagai presiden selama dua periode," tegas  Korlap aksi dari PMII Jember, Zainal Abidin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X