Kompas.com - 02/05/2013, 14:36 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

KENDARI, KOMPAS.com — Aksi unjuk rasa menuntut pemekaran Muna Barat oleh belasan mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Muda Muna Barat (BMMB), Kamis (2/5/2013), di Sekretariat DPRD Sulawesi Tenggara, berujung dengan penahanan satu orang mahasiswa.

Penahanan terhadap Wahyuddin Ado, salah satu pengurus BMMB, karena diduga melakukan pembakaran satu kursi saat berunjuk rasa di teras DPRD Sultra.

Muhammad Yasir Thalib, salah seorang pengunjuk rasa mengaku sangat menyayangkan penangkapan rekannya. "Saya selaku ketua pos tidak mengetahui persis tentang adanya aksi pembakaran yang dilakukan oleh Wahyudin. Sebab, saat itu saya sementara di kamar mandi, dan saat bersamaan ada aksi unjuk dari elemen lain di lokasi yang sama," tutur Yasir di Sekretariat DPRD Sultra.

Aksi itu, lanjut Nasir, dilakukan sebagai wujud kekesalan massa BMMB karena sudah sepekan menduduki Sekretariat DPRD, tetapi tak satu pun anggota dewan menemui mereka. "Kemungkinan tindakan itu (pembakaran) dilakukan akibat akumulasi kekecewaan, sebab kami sudah melakukan unjuk rasa sejak hari Sabtu, tetapi tidak satu pun anggota dewan yang menemui kami," ucap Nasir.

Sementara itu, Kepala Sektor (Kapolsek) Mandonga Komisaris Danang Kuswoyo yang ditemui di Sekretariat DPRD Sultra membenarkan penahanan terhadap salah seorang pengunjuk rasa. "Wahyudin kami amankan untuk dimintai keterangan, sebab ia sebagai salah satu presidium Barisan Muda Muna Barat. Sedangkan satu orang yakni Arwah hanya mendampingi Wahyuddin, terkait aksi pembakaran aset DPRD," ungkap Danang.

Pantauan di Sekretariat DPRD Sultra, staf DPRD memasukkan meja dan kursi ke dalam ruangan. Sementara itu, coretan warna merah yang bertuliskan "Kami rela mengeluarkan darah demi mekarnya Muna Barat" dan "Muna Barat harga mati" terlihat di tempat itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X