Pemkot Surabaya Laporkan Barang Pemberian ke KPK

Kompas.com - 01/05/2013, 20:03 WIB
EditorAgus Mulyadi

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Surabaya melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ratusan jenis barang pemberian dari berbagai instansi atau lembaga kepada Wali Kota Tri Rismaharini.

Tri Rismaharini, Rabu (1/5/2013), mengatakan, pemberian berbagai barang diterimanya saat melakukan kunjungan dinas ke daerah lain, atau para tamu dari dalam dan luar negeri yang berkunjung ke Balai Kota.

"Ada yang saya taruh di sini (kantor), di rumah sakit Dr Soewandi, dan gedung belakang untuk hiasan," kata Risma.

Ia mengatakan, ada sekitar 100 jenis barang, berupa cinderamata maupun suvenir, yang telah diterima dan saat ini disimpan di Kantor Pemkot Surabaya.

Risma mengatakan, seluruh pemberian tersebut telah didata. Selama dua bulan sekali, Bagian Umum Pemkot Surabaya mengirim data barang yang diterima dari hasil pemberian melalui surat elektronik (email) ke KPK.

"Setelah difoto, dicatat dan ditaksir nilai atau harganya kira-kira berapa, kemudian dikirim ke KPK," ujarnya.

Beragam cenderamata atau suvenir tersebut diterima Risma sejak menjabat Wali Kota Surabaya, sekitar tiga tahun lalu.

Hal itu dilaporkan ke KPK, selain dirinya tidak begitu tertarik dengan pemberian itu, juga karena tidak menginginkan nantinya ada masalah.

Apalagi KPK pernah memberikan penjelasan kepada dirinya soal gratifikasi. "Saya tidak mau, dari pada punya beban lebih baik gak mikir itu," ujarnya.

Beberapa barang cenderamata yang diterima wali kota, di antarannya jam, tongkat, bolpoin bermerek, kotak perhiasan, serta kain. "Ada banyak, kain songket, sedangkan yang paling besar ya mesin jahit," ujarnya.
 
Dari sejumlah barang yang menjadi koleksi tersebut, Risma mengaku menyukai jam meja. "Ini yang paling saya sukai, bentuknya artistik," katanya.

Wali kota belum mempunyai rencana pasti akan dikemanakan sejumlah barang pemberian tersebut. Ia akan bertanya dulu ke KPK, jika akan menghibahkan barang tersebut ke pihak lain.

 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Detik-detik Plafon Maliboro Mall di Yogyakarta Ambrol

Video Viral Detik-detik Plafon Maliboro Mall di Yogyakarta Ambrol

Regional
2 Tersangka Baru Susur Sungai yang Tewaskan 10 Siswa SMPN 1 Turi Langsung Ditahan

2 Tersangka Baru Susur Sungai yang Tewaskan 10 Siswa SMPN 1 Turi Langsung Ditahan

Regional
Balas Dendam, Alasan 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK Gowa ke Bagasi Mobil

Balas Dendam, Alasan 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK Gowa ke Bagasi Mobil

Regional
Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Regional
Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Regional
Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Regional
Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Regional
Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

Regional
Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Regional
4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Regional
Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Regional
BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X