Kompas.com - 01/05/2013, 19:51 WIB
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com — Belasan warga di Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (1/5/2013), mendatangi Markas Kepolisian Resor Kediri untuk mengadukan dugaan penipuan berkedok investasi yang menimpa mereka.

Mereka mengadukan YNS, warga Kelurahan Banjarmlati, Kota Kediri, yang selama ini dianggap sebagai koordinator wilayah Kediri dalam investasi itu. Sementara jumlah uang yang mereka setorkan sebagai bentuk modal bervariasi antara Rp 3 juta hingga Rp 100 juta. Diduga jumlah uang dalam investasi ini mencapai miliaran rupiah karena banyak dari mereka juga mengajak kerabat atau kenalannya untuk turut menanamkan uangnya.

Fuad, salah satu warga, mengaku telah menanamkan modalnya sebesar Rp 15 juta yang disetorkan langsung kepada YNS. Ia juga mengaku tertarik karena dijanjikan akan mendapat pengembalian modal hingga berlipat dari uang yang ia setorkan. Selain itu, meskipun tidak ada jenis usaha yang jelas, Fuad tetap percaya karena pada awalnya mendapatkan kabar uang itu dijalankan sebagai usaha oleh seorang jenderal.

Belakangan, saat kasus ini mulai mencuat, kata Fuad, YNS mengakui uang itu diberikan kepada seorang pemilik padepokan di Probolinggo.

"Makanya itu, kami menjadi semakin tidak percaya lagi padanya," kata warga Pare ini saat ditemui di Mapolres Kediri.

Rata-rata warga mengikuti investasi itu sejak enam bulan lalu. Mereka melaporkan kejadian ini karena jenuh dengan janji-janji hasil modal yang tak kunjung terbayarkan sejak uang itu ditanamkan. Hingga saat ini, mereka masih dimintai keterangan oleh petugas.

Sementara YNS yang juga dikenal sebagai paranormal juga sudah didatangkan ke Mapolres dan masih dalam pemeriksaan sehingga belum dapat dikonfirmasi mengenai hal ini. "Masih dalam pendalaman penyelidikan," kata Iptu Pino Ary, KBO Reserse Kriminal Polres Kediri Kota.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X