Kompas.com - 01/05/2013, 17:22 WIB
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com — Calon tenaga kerja Indonesia asal Bali yang menjadi korban penipuan agen TKI memanfaatkan Hari Buruh Sedunia untuk memperjuangkan nasib mereka.

Perwakilan dari puluhan calon TKI yang kehilangan dana Rp 1,2 miliar akibat tidak jadi diberangkatkan ke luar negeri ikut berunjuk rasa bersama kaum buruh dan aktivis di depan kantor Gubernur Bali, Rabu (1/5/2013).

Calon TKI ini menuntut Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Tenaga Kerja-nya dapat membantu mencari solusi permasalahan mereka dengan agen yang sampai saat ini tak kunjung mengembalikan uang atau memberangkatkan ke luar negeri.

"Kalau Disnaker punya niat baik untuk menyelesaikan permasalahan, waktunya cukup banyak, tapi sampai hari ini belum selesai. Saya sangat kecewa dengan cara kerja pihak Disnaker," ujar perwakilan calon TKI, Wayan Suardika, di sela unjuk rasa.

"Kami baru calon buruh saja sudah jadi korban, semestinya pemerintah benar-benar melindungi tenaga kerja yang di luar negeri karena mereka kan sudah menghasilkan devisa," katanya.

Seperti diberitakan, 52 calon TKI asal Bali yang diduga tertipu agen tenaga kerja PT Reka Wahana Mulia sampai saat ini masih belum ada kejelasan nasibnya. Mereka yang telah menyetor sekitar Rp 1,2 miliar, rata-rata per orang Rp 30 juta, sudah dua tahun tidak diberangkatkan ke luar negeri sesuai janji agen TKI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.