Kompas.com - 01/05/2013, 13:52 WIB
EditorEgidius Patnistik

KOMPAS.com — Adu jotos berlangsung di parlemen Venezuela menyusul perselisihan pemilihan presiden. Beberapa anggota parlemen terlihat berdarah dan memar seusai baku hantam. Oposisi dan anggota parlemen pendukung pemerintah saling menuding sebagai pelaku yang memulai perkelahian.

Sebelumnya sebuah kebijakan diloloskan untuk menangkal hak anggota Dewan untuk berbicara sampai mereka mengakui Nicolas Maduro sebagai presiden.

Hasil resmi menunjukkan Maduro unggul tipis atas kandidat oposisi Henrique Capriles, yang mendesak penghitungan ulang. Komisi Pemilihan Nasional (CNE)–yang menolak permintaan Capriles–Senin lalu, menyatakan Maduro menang dengan persentase nilai 1,49 persen atau lebih kecil dari 225.000 suara pemilih.

Keputusan dikeluarkan setelah CNE mengamandemen hasil akhir, dengan menghitung suara dari luar negeri.

Secara keseluruhan, 99,97 persen suara telah dihitung. Angka awal menunjukkan kemenangan untuk Maduro, yang dipilih dalam pemilihan sebagai penerus mendiang Presiden Hugo Chavez.

Dipaksa diam

Selasa (30/4/2013), oposisi mengatakan, sejumlah anggota Dewan diserang dan dilukai di parlemen–Majelis Nasional. Salah satu anggota, Julio Borges, kemudian muncul di TV lokal dalam keadaan muka memar. "Mereka bisa mengalahkan kami, memenjarakan kami, membunuh kami, tetapi kami tidak akan menjual prinsip kami," kata Borges.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tindakan ini membuat kami lebih kuat."'

Oposisi mengatakan dipaksa "diam" oleh Presiden Majelis Nasional Diosdado Cabello.

Sementara wakil pemerintah di parlemen justru menyalahkan oposisi yang memulai keributan. "Hari ini, sekali lagi saya harus membela warisan Hugo Chavez,'' kata anggota parlemen, Odalis Monzon, dikutip kantor berita Reuters. Dia mengatakan bahwa dirinya dan sejumlah rekannya diserang dan dipukuli saat baku hantam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X