Kompas.com - 30/04/2013, 21:12 WIB
EditorAgus Mulyadi

SUMENEP, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, akan menurunkan tim ke Pulau Raas untuk menyelesaikan kasus penyegelan SDN II Ketupat oleh sejumlah warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan.

"Pimpinan meminta kami untuk ke Raas pada Rabu (1/5/2013), guna melakukan mediasi sekaligus mencari solusi atas kasus tersebut," kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Sumenep, Fajar Santoso, Selasa (30/4/2013).

Pada Selasa pagi, sejumlah warga yang mengklaim sebagai ahli waris pemilik lahan yang ditempati Sekolah Dasar Negeri (SDN) II Ketupat di Desa Ketupat, menyegel sekolah tersebut.

Pintu gerbang SDN II Ketupat itu digembok oleh sejumlah warga, sebagai simbol telah disegel dan meminta pemerintah daerah segera membeli atau membayar sewa atas lahan yang ditempati sekolah itu.

"Informasi yang kami terima dari Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disdik di Raas, lahan yang ditempati SDN II Ketupat itu memang dipersoalkan oleh sejumlah warga sejak beberapa tahun lalu," ujarnya.

Fajar mengatakan, beberapa tahun lalu, Disdik Sumenep sebenarnya telah berusaha menyelesaikan persoalan tersebut.

"Mohon maaf, kami adalah pejabat baru. Namun, informasi yang kami terima dari pimpinan kami, upaya penyelesaian menemui jalan buntu, karena tidak ada kesepakatan tentang harga penggantian lahan yang ditempati sekolah tersebut," paparnya.

Ia juga mengemukakan, pihaknya akan memastikan kasus penyegelan itu tidak sampai membuat para siswa SDN II Ketupat kehilangan hak belajarnya.

"Solusinya adalah kegiatan belajar mengajar (KBM) akan berlangsung di rumah warga setempat. Itu akan kami upayakan secepatnya guna memastikan para siswa tidak kehilangan hak belajarnya," kata Fajar.

Secara keseluruhan, jumlah siswa SDN II Ketupat sebanyak 112 orang, dan 19 di antaranya siswa kelas VI yang akan mengikuti ujian nasional pada pekan depan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.