Kompas.com - 30/04/2013, 10:59 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

PALEMBANG, KOMPAS.com — Presidium Pemekaran Muratara tengah mencari tahu apakah kepolisian telah bertindak sesuai prosedur dalam bentrok di Musi Rawas Senin tengah malam. Hal ini guna menilai ada tidaknya faktor kekerasan polisi dalam peristiwa yang menewaskan empat warga itu.

Ketua Presidium Muratara, Ibrahim, mengatakan, laporan dari warga sekitar bentrok menyebutkan pihak kepolisian menembak lebih dulu. "Masyarakat tak ada yang bersenjata saat unjuk rasa," katanya di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Selasa (30/4/2013).

Selain itu, tak menutup kemungkinan adanya tokoh penggerak massa dalam unjuk rasa yang berakhir dengan bentrok dan pembakaran markas Polsek Muara Rukit itu.

Sejauh ini, 4 korban tewas tertembak, 1 dalam kondisi kritis, dan 9 warga lain terluka. Di pihak polisi, belasan anggota polisi terluka.

Ibrahim memastikan seluruh korban tewas karena tembakan peluru tajam di bagian kepala dan kaki. Proyektil terlihat dalam visum yang dilakukan di RS Sobirin.

Menurut Ibrahim, unjuk rasa tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan Presidium Muratara. Aksi tersebut merupakan kekecewaan warga karena pelepasan Muratara dari Kabupaten Musi Rawas tak disetujui. Diduga aksi menjadi tak terkendali. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.