Kompas.com - 29/04/2013, 22:08 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang remaja di bawah umur, RS (16), ditangkap anggota Polsek Palmerah karena melakukan pencurian sepeda bermotor. Pria yang sedang mengikuti program Kewajiban Belajar Paket C tersebut ditangkap di rumahnya, Gang Payung, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

"Dia masih remaja dan masih di bawah umur," kata Kepala Polsek Metro Palmerah Komisaris Slamet di kantornya, Minggu (28/4/2013).

Slamet mengatakan, pada Jumat (26/4/2013) pekan lalu, RS mencoba masuk ke rumah korban bernama Rokan Anjala (21) di Jalan Kemanggisan Grogol, Palmerah. Pelaku kemudian mengambil anak kunci motor milik korban. Saat shalat Jumat, pelaku masuk ke rumah korban, kemudian mengambil motor Suzuki Satria warna silver dengan pelat nomor B 6866 TUS.

Setelah mendapatkan motor tersebut, pelaku mendatangi tukang tambal ban berinsial RDE, yang berperan sebagai penadah. Pelaku meminjam obeng untuk mencopot pelat nomor korban. Setelah itu, kata Slamet, pelaku mengganti pelat nomor dengan B 6714 BGS. Pelaku juga menitipkan pelat nomor asli serta sayap motor yang sudah dicopot olehnya di tempat usaha RDE.

Keesokan harinya, pelaku kembali mendatangi tempat RDE untuk menitipkan motor hasil curiannya tersebut. RS kemudian kembali ke rumah karena takut dicurigai mengenai keberadaan motor tersebut.

Polisi yang mendapatkan laporan terkait hilangnya kendaraan milik korban segera melakukan investigasi. Dari hasil investigasi, motor milik korban ternyata berada di tempat usaha tambal ban. Polisi pun segera melakukan penangkapan terhadap RDE.

Dari hasil interogasi terhadap RDE, dia mengaku mendapatkan motor tersebut dari pelaku RS. Polisi kemudian mengejar dan menangkap RS di kediamannya pada Minggu kemarin pukul 16.30 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Slamet mengatakan, dari hasil penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor korban yang telah diganti pelat nomornya, pelat nomor asli motor tersebut, dan satu unit sayap dari motor korban.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal berbeda. RS sebagai pelaku utama dikenakan Pasal 363 KUHP mengenai aksi pencurian dengan pemberatan, sedangkan RDE dikenakan Pasal 480 KUHP karena melakukan penadahan dari hasil pencurian. Saat ini kedua pelaku berada di Mapolsek Palmerah untuk menjalani pemeriksaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.