KPU Belu Ancam Tak Proses Tahapan Pilkada

Kompas.com - 29/04/2013, 10:42 WIB
Penulis Frans Sarong
|
EditorRobert Adhi Ksp

KUPANG, KOMPAS.com -  Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Belu di Nusa Tenggara Timur mengancam tidak akan memroses tahapan pemilihan kepala daerah kabupaten itu, jika Pemda setempat tetap bersikeras tidak menyertakan daerah otonomi baru Malaka.

Alasannya adalah petunjuk jelas dari KPU Pusat   yang menyebutkan bahwa pilkada Kabupaten Belu yang akan berlangsung Agustus mendatang, mencakup 24 kecamatan, yang berarti termasuk 12 kecamatan yang kini masuk wilayah DOB Malaka.        

Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Belu, Paul Klau di Atambua (kota kabupaten), Senin (29/4/2013) pagi. "Kami tentu saja akan disalahkan jika tetap memroses tahapan pilkada Kabupaten Belu  tanpa melibatkan Malaka. Rujukan kami jelas, dan karena itu kami berharap pihak Pemda Belu agar secepatnya berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta," tuturnya.        

Malaka secara resmi telah menjadi daerah otonomi baru (DOB) sesuai UU Nomor 3 tahun 2013, yang berlaku sejak 11 Januari 2013. Selain itu, Penjabat Bupati Malaka, Herman Nai Ulu, juga sudah dilantik oleh Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi di Jakarta, Senin (22/4/2013) lalu.

Paul Klau mengakui pihaknya masih berpedoman pada Surat KPU Pusat Nomor 162/KPU/III/2013, tanggal 18 Maret 2013, perihal pilkada pada provinsi dan kabupaten induk. Berdasarkan surat itu, lanjut Paul, maka pilkada Kabupaten Belu kali ini tetap meliputi wilayah Malaka. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Regional
4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

Regional
Beredar Foto Bupati Pati Tak Pakai Masker Saat Kondangan, Ini Peringatan Ganjar

Beredar Foto Bupati Pati Tak Pakai Masker Saat Kondangan, Ini Peringatan Ganjar

Regional
Jika Warga Semarang Disiplin Prokes, Wali Kota Hendi akan Longgarkan PPKM

Jika Warga Semarang Disiplin Prokes, Wali Kota Hendi akan Longgarkan PPKM

Regional
Penerima Tamu Pesta Pernikahan Positif Covid-19, Satgas: Mungkin Telah Terjadi Klaster Hajatan

Penerima Tamu Pesta Pernikahan Positif Covid-19, Satgas: Mungkin Telah Terjadi Klaster Hajatan

Regional
Positif Covid-19, 8 Santri Ponpes Putri Colomadu Diisolasi di Asrama Haji Donohudan

Positif Covid-19, 8 Santri Ponpes Putri Colomadu Diisolasi di Asrama Haji Donohudan

Regional
2 Jasad Anak Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Bertambah

2 Jasad Anak Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Bertambah

Regional
Tensi Tinggi, Bupati, Wabup dan Sejumlah Pejabat di Mempawah Tidak Divaksin

Tensi Tinggi, Bupati, Wabup dan Sejumlah Pejabat di Mempawah Tidak Divaksin

Regional
Taman Nasional Tanggung Biaya Pengobatan Balita yang Digigit Komodo

Taman Nasional Tanggung Biaya Pengobatan Balita yang Digigit Komodo

Regional
8 Pejuang Covid-19 di Kabupaten Bogor Gugur

8 Pejuang Covid-19 di Kabupaten Bogor Gugur

Regional
'Mau Tanda Tangan Model Garis Lurus, Bulat atau Seperti Lambang di Anime Naruto Silakan, Itu Tanggung Jawab Pemohon'

"Mau Tanda Tangan Model Garis Lurus, Bulat atau Seperti Lambang di Anime Naruto Silakan, Itu Tanggung Jawab Pemohon"

Regional
Relawan: 2 Desa di Mamuju Terisolir, Belum Diketahui Kabarnya

Relawan: 2 Desa di Mamuju Terisolir, Belum Diketahui Kabarnya

Regional
Mobil RI 1 Harus Terobos Banjir Saat Jokowi ke Banjar Kalsel

Mobil RI 1 Harus Terobos Banjir Saat Jokowi ke Banjar Kalsel

Regional
Sejumlah Kepala Desa di Aceh Barat Diduga Korupsi hingga Rp 15 Miliar

Sejumlah Kepala Desa di Aceh Barat Diduga Korupsi hingga Rp 15 Miliar

Regional
Pembunuh Wanita Teman Kencan di Hotel Merasa Selalu Dihantui Korban

Pembunuh Wanita Teman Kencan di Hotel Merasa Selalu Dihantui Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X