Kompas.com - 28/04/2013, 14:06 WIB
EditorAgus Mulyadi

MEDAN, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Anti Narkoba (Granat) Sumatera Utara, H Hamdani Harahap, meminta aparat kepolisian agar mengantisipasi peredaran jaringan narkoba dari Malaysia yang masuk ke Medan.

"Para sindikat dan pengedar narkoba dari luar negeri itu harus dapat dicegah, sehingga Kota Medan ini tidak lagi dijadikan sebagai daerah transit barang haram tersebut," katanya di Medan, Minggu (28/4/2013).

Kerja keras kepolisian dan instansi terkait lainnya, menurut dia, sangat diperlukan dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara dan khususnya Kota Medan.

"Selama ini, Kota Medan sering dijadikan sindikat narkoba dari Malaysia sebagai tempat yang paling aman menyimpan barang yang berbahaya bagi kesehatan manusia itu, selanjutnya diedarkan ke Pulau Jawa, Bali, dan daerah lainnya di tanah air," ucap Hamdani.

Hamdani mengatakan, biasanya narkoba berupa sabu-sabu tersebut diselundupkan melalui Pelabuhan Teluk Nibung, Tanjung Balai, Provinsi Sumatera Utara, dengan menggunakan kapal feri.

Selain itu, juga melalui Bandara Polonia Medan, tetapi berhasil digagalkan aparat kepolisian dan petugas Bea dan Cukai.  

Beberapa hasil temuan pihak berwajib mengenai narkoba itu membuktikan Kota Medan ini dijadikan sebagai basis atau tempat penyimpanan barang yang dilarang pemerintah tersebut.

"Meskipun petugas banyak yang telah mengamankan barang narkoba berupa sabu-sabu dan pil ekstasi di Medan. Namun, barang narkoba itu tetap saja banyak masuk dari Malaysia," kata advokat di Sumatera Utara itu.

Oleh karena itu, petugas kepolisian diharapkan lebih ketat lagi melakukan pengawasan terhadap jaringan pengedar narkoba tersebut. Sejumlah daerah atau tempat-tempat yang dianggap rawan penyeludupan narkoba harus dijaga sehingga tidak lolos.

"Polisi juga dapat bekerja sama dengan masyarakat untuk mengungkap baik bandar maupun agen narkoba yang ada di Kota Medan. Ini adalah merupakan tugas kepolisian yang cukup berat yang dipercayakan bangsa dan negara untuk menuntaskan peredaran narkoba tersebut," kata Hamdani.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.