Kompas.com - 27/04/2013, 15:03 WIB
|
EditorLaksono Hari W

TIMIKA, KOMPAS.com - Penyerangan terhadap aparat kepolisian oleh kelompok sipil bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua. Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Papua Ajun Komisaris Besar I Gede Sumerta mengatakan, sekelompok orang telah menyerang perumahan Polsek Angkaisera, yang mengakibatkan Bripka Jefri Sesa meninggal dunia, Sabtu (27/4/2013) dini hari.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 01.30 WIT, ketika sekelompok orang yang diduga kelompok RO (Ruddy Orarey) tiba-tiba memasuki rumah Jefri. Ketika itu semua penghuni rumah sedang tidur. Kelompok yang diduga berjumlah sepuluh orang itu langsung menganiaya istri dan ipar Jefri.

Jefri yang terbangun dan berusaha melawan langsung ditusuk dengan sangkur dan mengenai ulu hati. Korban meninggal dunia di tempat.

Setelah melakukan aksinya dan merampas senjata V-5 milik korban, mereka kemudian berusaha menembaki rumah Brigadir Lamek Matui. Serangan itu mendapat tembakan balasan sehingga sekelompok orang tersebut kabur.

I Gede menyebutkan, beberapa saat setelah kejadian, Kepala Polres Kepulauan Yapen Ajun Komisaris Besar Ruddy Tan bersama anggotanya datang ke lokasi kejadian dan langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku penyerangan. YB yang diduga salah satu dari kelompok penyerang sesuai keterangan istri Jefri ditangkap pada pengejaran itu.

Setelah melakukan pengejaran, polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan evakuasi terhadap jenazah Jefri. Menurut I Gede, motif penyerangan diduga kuat terkait aksi pemerasan yang dilakukan oleh kelompok RO terhadap sejumlah perusahaan beberapa waktu lalu. Anggota Polsek Ankaisera memberikan bantuan pengamanan terhadap sejumlah perusahaan yang diperas dan dipalak oleh kelompok RO tersebut.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, kelompok sipil bersenjata pimpinan RO juga diduga terlibat dalam kasus penyanderaan dan penembakan terhadap anggota Polres Kepulauan Yapen pada 13 Maret lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.