Kompas.com - 26/04/2013, 18:05 WIB

KEFAMENANU, KOMPAS.com — Lusia Kolo, warga Desa Banain A, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, melaporkan Fridolina Oki, warga satu desa ke Mapolres TTU karena membawa lari dan mempekerjakan anaknya, Demetriana Kefi (15), di Malaysia pada bulan Juli 2012 lalu.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polres TTU, Iptu Sefnat SY Tefa saat ditemui Kompas.com di ruang kerjanya, Jumat (26/4/2013), mengatakan, aksi itu baru dilaporkan oleh orangtuanya sendiri setelah mengetahui bahwa anaknya itu telah berada di Malaysia. Padahal, Fridolina Oki berjanji akan mempekerjakan Demetriana di perusahaan sabun di Kota Kupang.

"Awalnya, Fridolina mendatangi kedua orangtua Demetriana dan meminta untuk mempekerjakan Demetriana di perusahaan sabun di Kupang dengan gaji tinggi. Namun, kedua orangtua Demetriana yakni Stefanus Kefi dan Lusia Kolo, masih berembuk karena anaknya itu masih bersekolah di SD. Lama menunggu keputusan kedua orangtuanya itu membuat Fridolina dan Demetriana secara diam-diam kabur ke Kupang," jelas Sefnat.

Menurut Sefnat, rupanya tanpa sepengetahuan orangtua Demetriana, Fridolina membujuk Demetriana bekerja di Malaysia dengan gaji yang menggiurkan. Bocah itu pun terbujuk dan bersedia dibawa ke Malaysia melalui jalur ilegal.

"Terbongkarnya kasus itu setelah kedua orangtuanya menghubungi kerabat mereka, Maria Kolo yang tinggal di Kupang. Informasi dari Maria diketahui kalau Demetriana telah dibawa ke Malaysia, dan proses keberangkatan Demetriana disaksikan langsung oleh Maria," ungkap Sefnat.

Atas laporan itu, lanjut Sefnat, polisi masih meminta keterangan dari pelapor dan saksi sekaligus menelusuri keberadaan Fridolina yang sampai saat ini belum diketahui.

"Ini sudah termasuk human trafficking karena sudah mempekerjakan anak di bawah umur yang masih sekolah sehingga kita akan terus mencari Fridolina," tegas Sefnat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.