Pria Ini Curi Sepeda demi Biaya Syukuran Anak

Kompas.com - 25/04/2013, 15:37 WIB
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Bapak dua anak harus meringkuk di sel Polsek Sleman karena tertangkap mencuri satu sepeda lipat pada Selasa (23/4/2013) siang. Ari (40), warga Klaten, diamankan petugas saat berusaha melarikan diri dengan menumpangi bus setelah mencuri sepeda di Pisangan, Tridadi, Sleman.

Tersangka mengaku nekat mencuri sepeda karena membutuhkan biaya untuk acara syukuran anak keduanya yang baru berusia satu tahun.

"Di rumah, Klaten, akan ada acara anak saya berjalan, pidhak siti, jadi butuh biaya," terangnya saat ditemui di sel Polsek Sleman, Kamis (25/4/2013).

Selain itu, ia juga mengaku niat awalnya ialah mencari pekerjaan di Magelang. Namun, karena tidak mendapat pekerjaan, ia lantas memutuskan untuk pulang. Sampai di Jalan Magelang-Yogya, Ari memutuskan untuk turun dari bus dan berjalan kaki. Saat memasuki Kampung Pisangan, Tridadi, Sleman, ia melihat sepeda di depan rumah. Saat itulah, muncul niat dalam dirinya untuk mencuri.

"Awalnya tidak ingin mencuri, tetapi mencari kerja. Hanya, saat melihat ada sepeda di depan rumah, tiba-tiba langsung ingin mengambil begitu saja," ungkap Ari.

Ari menambahkan, tanggal 22 April kemarin adalah hari ulang tahunnya. Rencananya, perayaan akan dilakukan bersama dengan acara pidhak siti anaknya. Niat merayakan ulang tahun bersama keluarga sekaligus melihat anaknya pertama kali menginjak tanah pupus sudah akibat tindak pencurian yang dilakukan.

Kapolsek Sleman Kompol Tugiyat mengatakan, pelaku ditangkap saat berusaha melarikan diri dengan bus. Sewaktu bus berhenti di depan gedung Kejaksaan Sleman, tetangga korban yang sejak awal menguntit langsung meneriaki pelaku yang berada di dalam bus.

"Mendengar teriakan, petugas yang saat itu sedang menjaga sidang lantas masuk ke bus dan mengamankan palaku beserta barang buktinya," tegasnya.

Lebih lanjut, Tugiyat mengungkapkan, selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda lipat. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan dan ancaman maksimal 5 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjuangan Sertu Palemba Saat Gempa, Dekap Anak Istri Ketika Bangunan Runtuh

Perjuangan Sertu Palemba Saat Gempa, Dekap Anak Istri Ketika Bangunan Runtuh

Regional
Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Regional
Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Regional
Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

Regional
Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadiannya

Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadiannya

Regional
Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Regional
Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X