Kompas.com - 25/04/2013, 08:02 WIB
EditorAgus Mulyadi

TIMIKA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, mendukung rencana untuk mengoperasikan Kapal LCT Karaka dan Kapal LCT Mumuika, guna mengangkut beras untuk masyarakat miskin (raskin) di wilayah pedalaman.

Wakil Bupati Mimika, Abdul Muis, di Timika, Kamis (25/4/2013), mengatakan, keberadaan dua kapal milik Pemkab Mimika itu untuk memaksimalkan pelayanan pemerintah serta untuk membantu masyarakat. Selama ini fungsi tersebut kurang dimaksimalkan.

Jika Kantor Seksi Logistik Timika serius untuk memanfaatkan dua kapal tersebut dalam hal pendistribusian raskin ke wilayah pedalaman, maka harus ada pembicaraan serius antara pihak-pihak terkait.

"Boleh-boleh saja kapal milik Pemda Mimika dipakai untuk mengangkut raskin ke pedalaman, tapi kita harus bicara terlebih dahulu. Karena kapal ini tidak bisa jalan begitu saja kalau tidak ada bahan bakar. Jika Bulog punya anggaran untuk beli bahan bakar kapal, kenapa tidak," tutur Muis.

Wacana untuk memanfaatkan kapal Pemkab Mimika dalam pendistribusian raskin ke wilayah pedalaman, sudah lama disampaikan oleh Kantor Seksi Logistik Timika. Namun sejauh ini belum ada realisasi.

Wacana tersebut bergulir, lantaran adanya keluhan dari masyarakat di wilayah pedalaman bahwa selama ini mereka jarang, bahkan ada yang tidak pernah mendapatkan raskin.

Jatah raskin mereka sebanyak 15 kilogram per bulan dengan harga tebus Rp1.600 per kg lenyap entah ke mana. Padahal biaya transportasi untuk mengangkut raskin ke pedalaman, seluruhnya ditanggung oleh Bulog.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sesuai dengan Keputusan Gubernur Papua Nomor 2 Tahun 2013 tentang Penetapan Pagu Alokasi dan Penerima Manfaat Program Raskin di Provinsi Papua, rumah tangga sasaran (RTS) penerima raskin di Kabupaten Mimika sebanyak 25.306 orang, dengan total alokasi raskin 379.590 kg per bulan atau per tahun mencapai 4.555.080 kg.

Jumlah RTS penerima raskin di Mimika tahun ini mengalami penurunan dibandingkan dengan  tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 27.306 RTS, dengan total alokasi raskin mencapai 409.590 kg per bulan. Setiap RTS menerima alokasi raskin sebanyak 15 kg per bulan selama 12 bulan sejak Januari-Desember 2013.

Tahun ini program raskin di Mimika dialokasikan ke 18 distrik, dari sebelumnya 12 distrik karena terdapat enam distrik yang baru terbentuk.

Sumber: Antara

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.