Kompas.com - 23/04/2013, 19:55 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

DEMAK, KOMPAS.com- Sejumlah korban banjir di Desa Mijen, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menawarkan jasa penyeberangan sepeda motor dengan gerobak. Hal itu mereka lakukan karena banjir masih menggenangi Jalan Raya Demak-Jepara setinggi 50 sentimeter.

Pada Selasa (23/4/2013), mereka mengangkut sepeda motor beserta pengemudinya dengan gerobak. Satu gerobak dikelola 4-5 orang warga. Mereka menyeberangkan pengguna jasa melewati genangan banjir sepanjang 300 meter.

Tanto (32), warga Desa Mijen, mengaku, tarif menyeberangkan Rp 20.000. Dalam satu jam, dia dan rekan-rekannya menyeberangkan 4 pengendara sepeda motor.

"Uang yang didapat, kami kelola secara berkelompok dan untuk memenuhi kebutuhan selama banjir," kata dia.

Hingga Selasa sore, banjir masih menggenangi Jalan Raya Jepara-Demak di Desa Mijen. Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan pada Sabtu pekan lalu itu juga masih menggenangi 4 desa di Kecamatan Mijen. Akibatnya, sebanyak 7.400 warga masih bertahan di pengungsian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.