Kompas.com - 23/04/2013, 17:21 WIB
|
EditorFarid Assifa

BIREUEN, KOMPAS.com - Kematian nenek Syarifah bin Ben Puteh (85) yang tinggal sendiri di gubuknya di Dusun Blang Binieb, Desa Leubu Mesjid, Kecamatan Makmur, Bireuen, diperkirakan sudah lebih dari 12 jam. Hal ini terlihat dari tubuh korban yang sudah kaku dan mengeras.

Kepala Puskesmas Makmur, dr Emy Handryany yang memeriksa jenazah korban mengaku menemukan luka sayatan di leher korban sedalam 2 centimeter. "Terdapat luka lebam pada pinggang serta kaku di seluruh tubuh," tambah dr Emy, Selasa (23/4/2013).

Mayat Syarifah ditemukan pada Senin (22/4/2013) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban diduga dibunuh pada pagi hari.

Muzakir (45), salah seorang menantu korban mengungkapkan, Syarifah memang memiliki empat orang anak, namun semuanya tinggal terpisah di kecamatan lain. Sebelum peristiwa tragis itu terjadi, Syarifah berada dalam kondisi sehat.

"Biasanya komunikasi ibu dan anak-anaknya melalui telepon selular yang bisa ia pergunakan," kata Muzakir lirih.

Letak rumah yang jauh dengan rumah warga lain diakuinya sedikit menyulitkan interaksi almarhumah dengan tetangga. Padahal sosok almarhumah dikenal baik oleh warga.

"Kami berharap polisi dapat mengungkap siapa pelakunya," harap Muzakir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.