Kompas.com - 20/04/2013, 19:36 WIB
EditorAgus Mulyadi

BANDUNG, KOMPAS.com - Rel kereta api di wilayah Cimekar-Rancaekek di KM 171-2/3 jalur selatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/4/2013) terendam banjir sehingga kecepatan KA yang melintas dibatasi.

"Rel di KM 171-2/3 sempat terendam banjir pada Sabtu pagi, sehingga kecepatan dibatasi maksimal lima kilometer per jam. Hal itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung, Bambang Setya Prayitno, di Bandung.

Menurut Bambang, jalur rel itu terkena luapan Sungai Citarik yang meluap di akibat hujan deras yang turun dalam dua hari ini di kawasan Bandung bagian timur itu.

Ketinggian air cukup tinggi, namun pada Sabtu siang mulai menyusut sehingga PTKA Daop II Bandung kembali menaikan kecepatan KA menjadi 20 kilometer per jam.

"Jalur itu biasanya dilintasi dengan kecepatan 80 kilometer per jam, namun saat kena banjir ada pembatasan," kata Bambang.

Jalur yang terendam banjir itu, menurut Bambang merupakan jalur rawan bencana banjir. Namun banjir yang terjadi pada Sabtu, tidak sampai memutus arus lalu lintas KA di jalur selatan.

"Tidak sampai menunda perjalanan KA, namun hanya ada pemberlakuan pembatasan kecepatan saja. Jalur tetap bisa dilintasi," kata Bambang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

PTKA menyiapkan sejumlah karung berisi pasir dan tanah untuk mengantisipasi kemungkinana ada bagian tanah yang tergerus air.

Sementara ke depan, PTKA akan menaikan jalur rel di kawasan itu setinggi 50 centimeter agar tidak terendam banjir. Peninggian permukaan rel itu antara lain dari KM 170 hingga 171-2/3 yang selama ini kerap dilanda banjir.


Sumber: Antara

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.