Pelaku Utama Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMK Yogyakarta Belum Tertangkap Juga - Kompas.com

Pelaku Utama Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMK Yogyakarta Belum Tertangkap Juga

Kompas.com - 20/04/2013, 06:31 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Pelaku utama pembunuhan siswi kelas 2 SMK YPKK, Maguwoharjo, Sleman, bernama Priya Puspita Restanti (16), belum tertangkap sampai sekarang. Polisi mengatakan, tersangka utama adalah pemerkosa pertama sekaligus yang membunuh Priya. Adapun dari lima orang yang sudah ditangkap polisi, dua orang menjadi tersangka yang membantu kejahatan, dan tiga orang yang lain masih berstatus saksi.

"(Dua) tersangka adalah mantan pacar korban bernama Yonas (19), warga dusun Gatak Selomartani, Kalasan, dan Bg (16)," terang Kapolres Sleman AKBP Hery Sutrisman, Jumat (19/4/2013). Sementara itu, tiga orang yang masih ditetapkan menjadi saksi berinisial Ar, Shy, dan Ed. Kemungkinan ketiga saksi ini menjadi tersangka tetap terbuka.

Hery mengatakan, polisi masih mengejar tiga tersangka lain berinisial Adr, Bbg, Jn, dan Tn. Berdasarkan keterangan dari lima orang yang sudah ditangkap di atas, Adr diduga adalah pelaku utama pemerkosaan dan pembunuhan Priya karena menjadi pemerkosa pertama sekaligus pembunuh.

Selain memerkosa dan membunuh Priya, para tersangka ini juga diduga menikmati hasil penjualan perhiasan korban. Dari tubuh Priya, para pelaku sempat mengambil kalung dan cincin yang lalu dijual seharga Rp 1,5 juta. "Uang itu dibagi-bagi," kata Hery, sembari mengatakan tiga saksi bisa menjadi tersangka karena turut menikmati pembagian uang tersebut.

Sementara itu, ibu korban, Rismiyati, saat di hubungi berharap agar pihak polisi bisa segera menangkap semua pelaku. "Para pelaku harus dihukum seberat-beratnya," tegas dia.

 

 


EditorPalupi Annisa Auliani
Komentar

Terkini Lainnya

Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

Hakim Tunda Vonis 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu

Megapolitan
Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

Bersama Dua Teman, Pria Ini Bergantian Perkosa Putri Kandungnya

Internasional
Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode 'E-Learning'

Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode "E-Learning"

Nasional
Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

Megapolitan
Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

Internasional
Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

Nasional
Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

Megapolitan
Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

Nasional
Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

Internasional
Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

Regional
Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

Internasional
Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

Regional
Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

Nasional
Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

Internasional
Begini Panduan Cara Berunding dengan Korut

Begini Panduan Cara Berunding dengan Korut

Internasional

Close Ads X