Kompas.com - 19/04/2013, 22:55 WIB
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Sebelum dibakar, korban Priya Puspita Restanti (16) warga Medelan, Ngemplak, yang jasadnya ditemukan di bawah pohon bambu di area persawahan daerah Selomartani, diperkosa lalu dibunuh dengan menggunakan balok kayu.

Kapolres Sleman AKBP Hery Sutrisman menjelaskan, awalnya Priya pada Selasa (9/4/2013) sore diajak oleh Bbg ke suatu tempat untuk makan. Kemudian di tengah jalan, keduanya bertemu dengan Bg. Setelah itu, ketiganya pergi menuju rumah Yn di daerah Gatak, Selomartani, Kalasan. Rumah kosong itu milik keluarga Yn.

"Mereka bertiga menenggak minuman keras, namun saat itu korban belum dipaksa untuk minum," papar Hery.

Kemudian Yn menghubungi temannya berinisial Adr, Jn, Ed dan Tn. Setelah mereka datang, baru kemudian semuanya meminum ciu.

"Baru setelah keempatnya datang, korban dipaksa untuk meminum minuman keras," katanya.

Sekitar pukul 23.00 WIB, korban pingsan dan diperkosa bergiliran. Pemerkosaan itu kali pertama dilakukan Adr. Pada Rabu (10/4/2013) pagi, kepala korban dipukul oleh Adr menggunakan balok kayu hingga tewas.

"Setelah tewas, mayatnya diletakkan di dalam kamar rumah," ujarnya.

Para pelaku kembali mendatangi rumah kosong milik keluarga Yn pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB dan sepakat membuang mayat korban ke area persawahan pinggir sungai di daerah Kringinan, Selomartani, dengan menggunakan sepeda motor.

"Sebelum dibuang, kalung dan cincin korban diambil dan dijual dengan harga Rp 1,5 juta. Uang tersebut dibagi-bagi para pelaku," terangnya.

Setelah itu, pada Jumat (12/4/2013), salah satu pelaku, yaitu Adr, melewati area persawahan tersebut dan mencium bau busuk. Adr lantas membakar mayat Priya. Tak berhenti di situ, Minggu (14/4/2013), pelaku lainnya, Bg kembali membakar jasad Priya karena masih menebarkan bau busuk.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.