Kompas.com - 19/04/2013, 21:01 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Kartini pernah menulis lebih dari 100 surat untuk sahabat penanya, yang kemudian terkenal saat dibukukan dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang. Versi aslinya, Kartini menulis dalam bahasa Belanda, Door Duistemis Tot Licht.

"Kalau kata Ibu Toeti Herati, yang pernah baca versi bahasa Belanda itu, bahasa yang digunakan Kartini dalam suratnya sangatlah indah," ujar Faiza Mardzoeki, penggagas parade pembacaan surat-surat Kartini di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (18/4/2013) lalu.

Habis Gelap Terbitlah Terang adalah versi terjemahan Armijn Pane yang terbit tahun 1938. Surat-surat Kartini juga diterjemahkan oleh Sulastin Sutrisno yang diberi judul Surat-surat Kartini, Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya.

"Dari buku inilah kemudian kami memilih mengkurasi surat-surat yang kami baca malam ini," tambah Faiza.

Proses kurasi yang dilakukan Mumu Aloha, menekankan pada tema dan pemikiran Kartini. Total kemudian ada 21 surat yang dipilih dengan turut mempertimbangkan beberapa karya yang berkaitan dengan Kartini.

"Pembacaan surat-surat Kartini ini menjadi penting dalam peringatan hari Kartini, karena saya yakin tidak banyak yang tahu isi pemikirannya, sementara perayaan selalu dihiasi antara konde dan kebaya," tukas produser teater ini.

Sampai saat ini masih menjadi pemikiran kenapa perayaan Kartini setiap tanggal 21 April selalu diwujudkan dengan pemakaian konde dan kebaya (atau pakaian nasional lainnya). Padahal itu jauh dari esensi mengapa Kartini ditetapkan Soekarno sebagai pahlawan nasional pada tahun 1964. Di luar pro-kontranya, peringatan Hari Kartini masih punya gaung besar sampai hari ini.

"Ini adalah cara terbaik mengenang Kartini, dengan merawat pemikiran perempuan Indonesia yang punya pemikiran maju dan penuh nilai kemanusiaan," ujar Okky Madasari, penulis novel yang juga menjadi tim penggagas acara.

Surat-surat Kartini yang dibacakan di TIM Kamis (18/4/2013) lalu telah melalui proses kurasi yang ketat dengan bagian tertentu yang disunting tapi tanpa kehilangan maknanya.

Surat-surat itu dimulai dari surat pertama bertanggal 25 Mei 1899 untuk Estella H Zeehandelaar. Ada juga surat-surat Kartini untuk Nyonya Ovink-Soer, Nyonya RM Abendanon-Mandri, Tuan Prof Dr GK Anton dan Nyonya, Hilda G de Booij, dan Nyonya van Kol. Surat terakhir Kartini tertuju untuk Nyonya Abendanon-Mandri tertanggal 7 September 1904.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tamu Kaget Hadiri Pernikahan Wanita Kembar Tiga

    Tamu Kaget Hadiri Pernikahan Wanita Kembar Tiga

    Isu Wanita
    Pangeran William Selamatkan Gadis Cilik Korban Kecelakaan

    Pangeran William Selamatkan Gadis Cilik Korban Kecelakaan

    Isu Wanita
    Pesan Zoe Saldana untuk Wanita Pasca-kelahiran

    Pesan Zoe Saldana untuk Wanita Pasca-kelahiran

    Isu Wanita
    Jennifer Lopez Jadi Duta PBB untuk Wanita dan Anak-anak

    Jennifer Lopez Jadi Duta PBB untuk Wanita dan Anak-anak

    Isu Wanita
    Aksi Miley Cyrus Terbaru Ini Menuai Protes

    Aksi Miley Cyrus Terbaru Ini Menuai Protes

    Isu Wanita
    Kota Ini Akan Larang Wanita Kenakan Busana Minim

    Kota Ini Akan Larang Wanita Kenakan Busana Minim

    Isu Wanita
    Putri Indonesia Lingkungan 2015 Gemar Sepatu Tumit Tinggi

    Putri Indonesia Lingkungan 2015 Gemar Sepatu Tumit Tinggi

    Isu Wanita
    Kupas Tuntas Seputar Wanita dan Sepatu Tumit Tinggi

    Kupas Tuntas Seputar Wanita dan Sepatu Tumit Tinggi

    Isu Wanita
    Perkenalkan, Model dengan Kaki Terpanjang di Amerika Serikat

    Perkenalkan, Model dengan Kaki Terpanjang di Amerika Serikat

    Isu Wanita
    Wanita Penyandang Disabilitas Ini Melenggang di Panggung 'Fashion Week'

    Wanita Penyandang Disabilitas Ini Melenggang di Panggung "Fashion Week"

    Isu Wanita
    8 Fakta Menarik dari Mendiang Putri Diana

    8 Fakta Menarik dari Mendiang Putri Diana

    Isu Wanita
    5 Negara Penyedia Kereta Khusus Wanita

    5 Negara Penyedia Kereta Khusus Wanita

    Isu Wanita
    Dianggap Kelebihan Berat Badan, Pramugari Ini Dilarang Terbang

    Dianggap Kelebihan Berat Badan, Pramugari Ini Dilarang Terbang

    Isu Wanita
    Lelah Diejek, Wanita Ini Membuat Tato di Atas Kelainan Warna Kulitnya

    Lelah Diejek, Wanita Ini Membuat Tato di Atas Kelainan Warna Kulitnya

    Isu Wanita
    7 Tanda Anda Harus Segera Ganti Bra Baru

    7 Tanda Anda Harus Segera Ganti Bra Baru

    Isu Wanita
    Pertama Kali, Wanita Arab Saudi Gunakan Hak Pilih dalam Pemilu

    Pertama Kali, Wanita Arab Saudi Gunakan Hak Pilih dalam Pemilu

    Isu Wanita
    Bias Jender di Hollywood Makin Terlihat dari Angka Penghasilan yang Didapat

    Bias Jender di Hollywood Makin Terlihat dari Angka Penghasilan yang Didapat

    Isu Wanita
    Kali Pertama, Prajurit Wanita Lulus Sekolah Elit Militer AS

    Kali Pertama, Prajurit Wanita Lulus Sekolah Elit Militer AS

    Isu Wanita
    Cerita Suram Gadis India yang Jadi Kontestan Miss England

    Cerita Suram Gadis India yang Jadi Kontestan Miss England

    Isu Wanita
    Penggemar Jennifer Aniston 'Tertipu' dengan Unggahan Foto Gaun Pengantin Ini

    Penggemar Jennifer Aniston "Tertipu" dengan Unggahan Foto Gaun Pengantin Ini

    Isu Wanita
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.