Pengusaha Dirampok

Kompas.com - 18/04/2013, 03:56 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Komplotan perampok sadis beraksi di Kota Bekasi, Jawa Barat, dan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (17/4). Para perampok bersenjata ini tidak hanya menguras harta benda hingga miliaran rupiah, tetapi juga tidak segan melukai korban yang melawan.

Perampokan di Bekasi tampak terencana. Perampok yang berjumlah empat orang ini membawa pistol dan golok. Mereka menyekap Nelson Nababan (43), istri, dua anaknya, dua pembantu, dan seorang sopir di rumah mewah bertingkat dua di Vila Jatibening Tol, Kota Bekasi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bekasi Kota Komisaris Nuredy Irwansyah mengatakan, perampok beraksi pukul 03.00. Pelaku diduga memakai mobil, berhenti di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, memakai tangga lipat aluminium guna merusak kawat berduri pada tembok pembatas belakang perumahan dan jalan bebas hambatan itu.

Kemudian, pelaku masuk kompleks, mencongkel pintu lantai 2 rumah Nelson, menyekap penghuni, dan merampas uang Rp 2 miliar, berlian dan emas senilai Rp 300 juta, 3 telepon seluler, dan 1 laptop.

Saat perampokan terjadi, anggota satuan pengaman, Nur Ali (35), Ujang (35), dan Hasyim (30), sedang berpatroli. ”Kami menyesal karena kecolongan,” kata Nur Ali kepada penyidik.

Mereka mengetahui ada perampokan saat mendengar keluarga Nelson berteriak minta tolong. Korban didatangi dan dibebaskan. Saat mengecek situasi kompleks, satpam menemukan tangga lipat aluminium dan kawat tembok pembatas rusak.

Menyekap korban

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Sumberkerap, Mantup, Lamongan, Hadi Priyanto (54) menjadi korban lima perampok. Perampok yang bersenjatakan pedang, parang, dan celurit itu menyekap dan melukai keluarga serta pegawai pengusaha palawija dan karoseri itu. Mereka juga menggasak uang Rp 300 juta, truk, mobil Toyota Innova, dua sepeda motor, lima surat bukti kendaraan, dan surat berharga. Total kerugian ditaksir Rp 1 miliar.

Hadi mengalami luka bacokan di kepala, lengan, dan ibu jari kiri. Sementara istrinya, Emi Anggraini (53), mengalami luka di bibir dan lengan.

Pelaku diduga datang lewat sawah dan melompati tembok belakang. Pelaku masuk ke kamar pegawai, mengancam, dan kemudian menyekapnya. ”Setelah kami disekap, lampu kamar dimatikan,” kata Teguh, pegawai di rumah itu.

Setelah itu, perampok masuk kamar Hadi, melukai korban dan istrinya. Mereka mengobrak-abrik kamar anak korban. Semua penghuni rumah dilumpuhkan dan disekap. (BRO/ACI)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.