Kompas.com - 17/04/2013, 19:56 WIB
EditorFarid Assifa

SAMARINDA, KOMPAS.com — Sebuah kapal pengangkut karyawan milik PT Kalamur di Loa Buah, Samarinda, Kalimantan Timur, tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Rabu (17/4/2013) sekitar pukul 17.30 Wita.

Peristiwa naas ini terjadi saat kapal mengangkut karyawan yang pulang kerja di PT Kalamur dan PT Melapi Timber. Puluhan karyawan tersebut pulang pukul 17.00. Kejadian ini mengagetkan warga di Kelurahan Simpang Tiga, Loa Janan Ilir, Samarinda.

Ribuan warga berbondong-bondong memadati Dermaga PT Kalamur dan Dermaga PT Melapi Timber.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun dari saksi mata yang merupakan pekerja borongan PT Kalamur yang ikut di kapal tenggelam itu, kapal naas itu memuat sekitar 50 karyawan dan pekerja borongan yang hendak pulang seusai bekerja.

"Kapalnya tenggelam saat berada di tengah sungai. Awalnya, bagian depan kapal dimasuki air karena kelebihan muatan di depan. Saat itu, ada 10 orang yang duduk di bagian depan kapal, jadi memang agak berat di depan,” ujar Aksa, saksi, kepada Tribun.

Kondektur kapal, kata Aksa, sudah berteriak meminta sebagian karyawan yang duduk di depan agar pindah tempat duduk di belakang. Namun, karyawan tidak cepat mengindahkan. "Kemudinya sudah berteriak meminta tolong jangan banyak duduk di bagian depan kapal," tutur Aksa.

Hingga pukul 18.00 Wita, dari sekitar 50 penumpang kapal, sebanyak 17 orang sudah dipastikan selamat, sedangkan sebagian lainnya masih dalam pencarian dan pendataan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana dan pihak kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, petugas Badan Penanggulangan Bencana, pihak kepolisian setempat, dan Orari Samarinda masih mencari korban di perairan Sei Mahakam. Pencarian dilakukan dengan menggunakan kapal ketinting hingga ke arah kolong Jembatan Mahulu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.