Polisi Pemalak di Bali Dipenjara di Sel Khusus

Kompas.com - 17/04/2013, 15:29 WIB
|
EditorLaksono Hari W

DENPASAR, KOMPAS.com — Anggota Polres Badung, Bali, Aipda Komang Sarjana, yang terekam kamera tengah memalak turis asal Belanda, Kees van der Spek, dijatuhi hukuman kurungan selama 21 hari di dalam sel khusus Mapolda Bali. Rekannya, Bripka Ketut Indra Jaya, yang juga masuk dalam video yang tersebar di Youtube tersebut, dijatuhi hukuman kurungan 14 hari.

Sarjana dan Indra Jaya menjalani sidang pelanggaran disiplin di Propam Polda Bali, Senin (15/4/2013). Keduanya terbukti bersalah melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang peraturan disiplin kepolisian negara. Keduanya melanggar Pasal 5 huruf a dan Pasal 6 huruf w, yang intinya bahwa setiap anggota Polri wajib menjaga martabat aparat pemerintahan dan tidak boleh melakukan hal-hal yang dapat menurunkan nama baik.

"Dia ditempatkan di tempat khusus di sel. Untuk Sarjana, 21 hari, dan Indra Jaya 14 hari," ujar Kabid Humas Polda Bali Komisaris Besar Hariadi saat ditemui di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Rabu (17/4/2013).

Hukuman ini berlaku efektif mulai Selasa (16/4/2013) kemarin. Sarjana dan Indra Jaya ditempatkan di sel Propam dan dipisah dari sel tahanan umum. Selama menjalani masa tahanan, keduanya juga akan mendapat pembinaan.

Video yang merekam pemalakan oleh oknum polisi tersebut beredar di situs Youtube berjudul "Corruption Police in Bali, Indonesia". Video berdurasi 4 menit 49 detik tersebut berisi adegan "pemalakan" seorang oknum polisi yang berjaga di pos polisi Lio Square, perempatan Petitenget, Kuta Utara, terhadap wisatawan asal Belanda.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Regional
Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X