Kompas.com - 16/04/2013, 17:55 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketahuan sedang menjual uang palsu, NR ditangkap petugas Polsektro Jagakarsa. Dia pun tak berdaya ketika ditemukan lembaran uang palsu berjumlah Rp 54,2 Juta dalam pecahan Rp 100.000.

Warga Citeureup, Bogor, Jawa Barat, itu dibekuk  pada Minggu (14/4/2013) malam, saat sedang menjual uang palsu di Jalan Margasatwa, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Menurut Kapolsekto Jagakarsa Komisaris Muhammad Arsalam, saat itu NR sedang melakukan transaksi dengan dua tersangka lainnya, yaitu MR dan UJ. Namun, MR dan UJ melarikan diri dari petugas.

"Uang palsu itu mau dijual dengan perbandingan 2:1," kata Arsalam, Selasa (16/4/2013).

Setelah menggeledah NR, kata Arsalam, polisi kemudian melakukan penggeledahan rumahnya yang terletak di Citeurep, Bogor, Jawa Barat. Namun dari hasil penggeledahan di rumah tersangka, tidak ditemukan lembaran uang palsu lainnya maupun peralatan dan bahan untuk mencetak lembaran uang palsu.

Menurut Arsalam, awalnya NR terlibat dalam transaksi jual beli tanah. Tanah itu dibeli dengan mobil Kijang yang digadaikan. Hasil menggadaikan mobil itu adalah uang palsu yang selama ini sebagian disimpan oleh NR selama kurang lebih 1 tahun.

NR akan dijerat dengan Pasal 244 jo 245 KUHP ancaman 15 tahun tentang Pengedaran Uang Palsu. NR kini mendekam di ruang tahanan Mapolsektro Jagakarsa. Kepolisian sampai saat ini masih menelusuri dugaan peredaran uang palsu dengan sindikat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.