Kompas.com - 15/04/2013, 22:20 WIB
Penulis Harry Susilo
|
EditorRobert Adhi Ksp

SURABAYA, KOMPAS.com — Dua tersangka kasus investasi emas bodong Raihan Jewellery  batal diperiksa karena tidak memenuhi panggilan kepolisian. Penyidik hanya memeriksa Muhammad Azhari, pemilik Raihan Jewellery, sebagai tersangka di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Surabaya, Senin (15/4/2013).     

Kedua tersangka yang tidak datang adalah pimpinan Raihan cabang Surabaya, Theresia Rosiana dan Maxsie Sarjuandai. Selain Azhari, mereka ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan kasus penipuan investasi emas Raihan Jewellery oleh Polda Jatim, pada Kamis (11/4/2013) lalu.

"Keduanya sedang sakit sehingga tidak bisa memenuhi panggilan. Tapi telah dijadwalkan ulang pemeriksaannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Jatim Komisaris Besar Hilman Thayib, seusai pemeriksaan.     

Fadillah Hutri Lubis, kuasa hukum Raihan Jewellery, juga membenarkan bahwa keduanya sedang sakit flu. Setelah dijadwal ulang, Theresia akan diperiksa pada Rabu (17/4/2013) sedangkan Maxsie akan diperiksa pada Kamis (18/4/2013). Theresia saat ini sedang berada di Surabaya sedangkan Maxsie di Jakarta.     

Azhari sendiri diperiksa sejak pukul 09.00 selama sekitar 6,5 jam dan dicecar 48 pertanyaan oleh penyidik.

Usai diperiksa, Azhari mengaku, tetap akan bertanggung jawab untuk mencicil pengembalian dana investasi nasabah Raihan yang bermasalah. Sebelumnya, terdapat sepuluh nasabah Raihan Jewellery cabang Surabaya yang melaporkan M Azhari, Theresia, dan Maxsie ke Polda Jatim sejak akhir Februari lalu. Mereka kecewa karena Raihan tidak menepati kontrak perjanjian. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X