Kompas.com - 15/04/2013, 19:25 WIB
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com — Tim Emergency Operation Centre (EOC) memutuskan pemindahan bangkai pesawat Lion Air Boeing 737-800, khususnya badan pesawat, ialah dengan menggunakan crane. Pemindahan badan pesawat ini cukup sulit sehingga membutuhkan waktu lama.

Supaya tidak mengganggu aktivitas penerbangan, pemindahan bangkai pesawat akan dilakukan pada jam terbatas penerbangan. "Ada crane tingginya 20 meter. Kalau kita gunakan crane 20 meter seperti ini, harus ada pembatasan," ujar Ketua Tim EOC, Purwanto, di lokasi jatuhnya Lion Air, Senin siang tadi.

Selama proyek renovasi bandara dalam beberapa bulan terakhir, PT Angkasa Pura sudah membatasi jadwal penerbangan seusai tengah malam. "Kita, saat ini, dari jam 1.30 dini hari sampai jam 6 selama beberapa bulan ini memang kita batasi untuk itu karena kita sedang melapis landasan. Kesempatan itu kita gunakan nanti untuk mengevakuasi pesawat," jelasnya.

Seperti diberitakan, pesawat Lion Air B 737-800 jatuh di ujung landasan Bandara Ngurah Rai, Bali, Sabtu sore kemarin. Sebanyak 101 penumpang dan tujuh kru pesawat selamat, tetapi 46 di antara mereka harus menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit karena menderita luka-luka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.