Kompas.com - 14/04/2013, 14:56 WIB
|
EditorLaksono Hari W

SURABAYA, KOMPAS.com - Sejak insiden Sampang, Madura, Jawa Timur, yang menewaskan dua warga dari kelompok Islam Syiah pada 26 Agustus 2012, warga Syiah masih mengungsi di Gelanggang Olahraga (GOR) Sampang hingga hari ini. Belum ada solusi untuk mengembalikan mereka ke tempat asal.

"Sekitar 500 orang yang masih ada di GOR itu. Anggota kita ada 200 yang masih mengamankan di sana," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Hilman Thayib, Sabtu (13/4/2013) di Surabaya.

Bukan tanpa alasan warga Syiah masih bertahan di GOR selama 8 bulan. Hilman mengatakan, mereka sebenarnya ingin kembali ke tempat tinggalnya di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang. Namun, ada penolakan dari kelompok Sunni. Jika kembali, dikhawatirkan akan ada bentrok lagi.

"Paham Sunni ini tidak mau terima. Mereka (Syiah) boleh pulang kalau kembali ke paham Sunni. Ya, mereka juga enggak mau," katanya.

Tawaran pemerintah setempat untuk merelokasi dari Sampang juga ditolak kelompok Syiah. Tempat tinggal warga Syiah di Sampang saat ini kosong sebab saat insiden itu rumah mereka dirusak dan dibakar.

Wakil Kepala Polda Jawa Timur Brigadir Jenderal (Pol) Moechgiyarto mengatakan, sebagai solusi terakhir, polisi ingin mengembalikan warga Syiah ke tempat asalnya. Jaminan keamanan juga akan diberikan pihak kepolisian. "Sedang kita cari penyelesaian yang baik bagaimana. Salah satunya merelokasi, tapi mereka tidak mau. Ide terakhir, kita siapkan Brimob untuk jaga," katanya.

Namun, mengembalikan kelompok Syiah ke desanya dinilai berisiko jika masih ada perbedaan pandangan antara Syiah dan Sunni. Kepolisian berharap ada keputusan tegas dari pemerintah terhadap kasus ini. Pihak terkait hendaknya kembali turun untuk melakukan pendekatan dialogis terhadap kelompok Syiah dan Sunni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sampai kapan kelompok Syiah tinggal di GOR? Kepolisian tak punya jawaban pasti. "Sampai sekarang belum ada keputusan tegas dari pemda," ujar Hilman.

Berita terkait lainnya:

Warga Syiah Sampang Terancam Kelaparan
Nasib Pengungsi Syiah Sampang, ke Mana Pemerintah?
Pengikut Syiah Ditekan Tinggalkan Keyakinannya
Warga Syiah Rayakan Idul Adha di Penampungan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X