44 Penumpang Lion Air Terluka Ringan

Kompas.com - 13/04/2013, 17:30 WIB
|
EditorKistyarini

DENPASAR, KOMPAS.com - Tercatat 44 penumpang yang mengalami luka ringan dalam kecelakaan yang menimpa pesawat Lion Air di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu (13/4/2013).

Menurut keterangan Humas Bandara Ngurah Rai, Alfansyah, para penumpang yang terluka tersebut dilarikan ke sejumlah rumah sakit.

Sepuluh penumpang dibawa ke RS Surya Husada, 23 orang ke RS Kasih Ibu, 10 orang ke RS Sanglah, dan satu orang dirawat di Bali International Medical Center (BIMC).

Seperti diberitakan, pesawat Boeing 737-800 NG milik Lion Air, yang terbang dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pukul 12.48 WIB, tergelincir ke laut saat hendak mendarat di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pukul 15.35 WITA.

Menurut manifes dari Bandara Husein Sastranegara, pesawat itu membawa 95 penumpang dewasa, lima anak-anak, satu bayi, serta tujuh awak pesawat.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

    Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

    Regional
    UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

    UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

    Regional
    Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

    Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

    Regional
    Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

    Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

    Regional
    Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

    Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

    Regional
    Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

    Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

    Regional
    Sebarkan Kolase Foto Wapres dan 'Kakek Sugiono', Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

    Sebarkan Kolase Foto Wapres dan "Kakek Sugiono", Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

    Regional
    13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

    13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

    Regional
    Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

    Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

    Regional
    33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

    33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

    Regional
    Buka Lahan di Wilayah Sengketa, 4 Warga Timor Leste Diamankan Anggota TNI

    Buka Lahan di Wilayah Sengketa, 4 Warga Timor Leste Diamankan Anggota TNI

    Regional
    Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Jam Malam

    Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Jam Malam

    Regional
    Dinkes Boyolali Catat Penambahan 6 Klaster Baru Penularan Covid-19

    Dinkes Boyolali Catat Penambahan 6 Klaster Baru Penularan Covid-19

    Regional
    Kabaharkam Perkenalkan Helm Smart KC Wearable, Apa Saja Fungsinya?

    Kabaharkam Perkenalkan Helm Smart KC Wearable, Apa Saja Fungsinya?

    Regional
    'Selama Polisi Masih Sering ke Sini, Kami Masih Ketakutan'

    "Selama Polisi Masih Sering ke Sini, Kami Masih Ketakutan"

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X