Kompas.com - 11/04/2013, 23:26 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

PEKALONGAN, KOMPAS.com — Pabrik sarung Gajah Duduk, PT Pismatek, di Jalan Raya Truntum, Kelurahan Klego, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (11/4/2013) siang terbakar. Tak ada korban jiwa, tetapi puluhan ribu kodi sarung ludes dilalap si jago merah. Kebakaran juga merembet ke rumah penduduk di sekitar pabrik.

Kebakaran terjadi saat sebagian besar karyawan PT Pismatex sedang beristirahat makan siang. Mendadak, asap tebal terlihat muncul dari ruang kombinasi dan kebakaran telah merembet ke ruang lipat, ruang etiket, pengepakan, hingga ke gedung perkantoran pabrik sarung itu.

Karyawan pabrik sarung Gajah Duduk, Slamet Suharjo, mengatakan, kebakaran diduga terjadi karena percikan api dari kipas angin yang berada di dalam ruang kombinasi. "Percikan api kemudian menjalar dan membakar semua kain sarung yang berada di dalam ruangan tersebut," katanya.

Kobaran api sulit dihentikan karena mobil pemadam kebakaran datang terlambat ke lokasi sehingga api terus menjalar ke lokasi lainnya dan membakar 12 rumah milik warga yang berada di dekat pabrik. Karyawan dan warga sekitar langsung memecahkan kaca ruang pengepakan dan perkantoran, berupaya mengeluarkan sarung dan barang yang masih mungkin diselamatkan.

Diretur Utama PT Pismatex, Muhammad Widodo, mengatakan, ada sekitar 80 ribu kodi sarung siap kirim ikut terbakar. Puluhan ribu kodi sarung itu adalah pesanan dari dalam dan luar negeri. "Nilai kerugian jumlahnya jelas miliaran rupiah. Akan tetapi, pastinya berapa, kami belum tahu," katanya. Kebakaran belum benar-benar bisa dipadamkan hingga malam hari. (Kutnadi/Ade Marboen)

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.