Kompas.com - 10/04/2013, 15:02 WIB
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com - Setelah proses klarifikasi oleh KPK di kediamannya Puri Satria Denpasar rampung, calon Gubernur Bali nomor urut 1 AA Ngurah Puspayoga tak keberatan membeberkan harta kekayaannya kepada wartawan. Calon petahana yang selama 5 tahun terakhir menjadi wakil Gubernur Pastika ini menyebutkan kekayaan yang diklarifikasi oleh KPK sebesar Rp 5,095 miliar.

Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan saat proses verifikasi pada bulan Februari lalu yakni Rp 5,024 miliar atau bertambah Rp 71 juta. Menurut Puspayoga penambahan dalam jumlah tersebut masih tergolong wajar karena berasal dari bunga di bank dan pemasukan rutin lainnya. 

Calon Gubernur yang diusung oleh PDI-P ini mengaku bahwa sebagian besar hartanya berupa tanah warisan. "Aset yang ada semua itu warisan, rumah ini, rumah tua secara umum begitu (warisan). Total aset 5 miliar 95 juta rupiah paling banyak tanah warisan, tanah-tanah kosong," jelas Puspayoga.

Puspayoga secara kooperatif menyerahkan data seluruh kekayaannya kepada tim klarifikasi KPK. Sementara untuk kekayaan calon wakilnya, Dewa Nyoman Sukrawan belum diketahui karena saat ini sedang dalam proses klarifikasi oleh KPK di Buleleng.

Seperti diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirim tim klarifikasi ke Bali untuk memeriksa harta kekayaan calon Gubernur Bali dan calon Wakil Gubernur Bali yang akan bertarung dalam Pemilihan Gubernur Bali 2013, Mei mendatang. Pasangan cagub dan cawagub yang diperiksa lebih dulu Rabu (10/04/2013) ini adalah pasangan nomor urut 1 AA Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan dari PDI-P, sementara pasangan nomor urut 2 Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta akan diperiksa besok Kamis.

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X