Kompas.com - 10/04/2013, 12:45 WIB
Penulis Kris R Mada
|
EditorMarcus Suprihadi

BATAM, KOMPAS.com — Ratusan buruh di Batam berunjuk rasa, Rabu (10/4/2013), di Kantor Wali Kota Batam, Kepulauan Riau. Mereka memprotes penangguhan upah minimum 2013.

Para buruh datang dari beberapa kawasan industri. Paling banyak datang dari kawasan Mukakuning yang menjadi basis Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia.

Mereka datang ke Kantor Wali Kota Batam dengan berjalan kaki dari Mukakuning. Sebagian lagi naik sepeda motor. Namun, buruh hanya bisa menggelar aksi di jalan depan kantor.

Polisi sudah membentangkan kawat berduri. Selain itu, puluhan polisi dan anggota Satpol PP siaga di depan kantor wali kota. Polisi juga menutup jalan di depan kantor wali kota. Sebab, sebagian besar badan jalan dipenuhi buruh dan kendaraan mereka.

Di depan kantor wali kota, buruh berorasi menyampaikan tuntutan mereka. Buruh terutama memprotes penangguhan pembayaran dengan standar 2013. Praktik itu dilakukan sejumlah perusahaan dan pengusaha di Batam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.