Kompas.com - 10/04/2013, 11:14 WIB
|
EditorFarid Assifa

MOROTAI, KOMPAS.com - Anggota Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara bersama masyarakat setempat akhirnya membuka segel kantor-kantor pemerintah, termasuk kantor Bupati Pulau Morotai, Rabu (10/4/2013). Pembukaan segel ini atas permintaan jajaran Pemkab Pulau Morotai.

Pagi tadi, Ketua DPD KNPI Kabupaten Pulau Morotai, Darmin Djaguna yang bertindak selaku koordinator aksi bersama sejumlah masyarakat mendatangi kantor bupati. Mereka membuka beberapa palang kayu yang ada di pintu ruangan Bupati, termasuk pintu ruangan Wakil Bupati dan ruangan Sekretaris Daerah.

Seluruh kantor pemerintahan yang pintunya sempat disegel dengan kayu sudah mulai dibuka. Meski begitu, aktivitas pemerintahan di Pulau Morotai belum berjalan normal. Masih banyak pegawai yang belum masuk kantor akibat boikot aktivitas pemerintahan yang dilakukan massa pendemo selama dua hari.

Sejumlah kantor malah tampak sepi karena tidak ada pegawai yang berkantor. Seperti di kantor Bappeda, sejak pagi memang tampak beberapa pegawai. Namun para pegawai ini justeru memilih pulang lebih awal. Kantor pun kembali sepi lantaran tidak berpenghuni. Kantor-kantor dinas lainnya pun begitu, kehadiran pegawai bisa dihitung dengan jari. Itu pun kebanyakan memilih pulang lebih awal.

"Kantor tidak ada orang jadi pulang saja," aku seorang pegawai yang ditemui Kompas.com saat di pertokoan. Pegawai ini baru saja meinggalkan kantornya karena mengaku aktivitas perkantoran belum berjalan normal.

Sementara sejumlah pegawai lainnya dikabarkan pulang ke rumahnya di Ternate. Maklum, banyak pegawai di Morotai yang berasal dari Ternate.

"Pegawai-pegawai masih banyak di luar (luar Morotai, red)," tambah pegawai tadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pulau Morotai, Syamsuddin A Kadir kepada Kompas.com mengatakan dibukanya segel kantor, termasuk kantor bupati oleh pendemo, atas dasar permintaan dari Pemkab Pulau Morotai.

"Kita berulang kali melakukan negosiasi dan baru hari ini pendemo mengiyakannya sehingga kantor-kantor yang sebelumnya disegel hari ini sudah dibuka kembali," kata Syamsuddin.

Dia menegaskan aktivitas pemerintahan di Kabupaten Pulau Morotai pasca-unjuk rasa KNPI dan masyarakat Pulau Morotai sudah kembali normal. Menanggapi banyak pegawai yang keluar daerah menyusul adanya penyegelan kantor, Syamsuddin menginstruksikan agar mereka kembali ke Morotai dan melakukan aktivitas seperti biasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.