Mabuk dan Memaksa Jasanya Dipakai, Calo BBM Meresahkan - Kompas.com

Mabuk dan Memaksa Jasanya Dipakai, Calo BBM Meresahkan

Kompas.com - 10/04/2013, 00:37 WIB

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Sebanyak 11 orang calo Bahan Bakar Minyak (BBM) yang beroperasi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Naeleu, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, membuat resah para karyawan dan karyawati yang bekerja di SPBU itu. Ulah para calo tersebut sering mengganggu para konsumen, terutama yang menggunakan jeriken.

"Mereka (calo,red) sering konsumsi minuman keras sampai mabuk dan membuat keributan di SPBU, " kata pengawas SPBU Naesleu, Vinsen Tanekan, kepada Kompas.com, Selasa (9/4/2013). Para calo itu, tambah dia, sering pula memaksa pembeli yang memakai jeriken untuk membeli BBM melalui mereka. Padahal, konsumen berjeriken punya hak mendapatkan BBM langsung dari SPBU, berbekal surat rekomendasi yang diterbitkan pemerintah daerah.

Menurut Tanekan, para calo itu setiap hari mangkal di SPBU dan menawarkan jasa kepada pembeli yang pakai jeriken dengan tarif per jeriken antara Rp 15.000 sampai Rp 25.000. Praktik seperti ini sudah berlangsung lama dan dia mengakui dibiarkan. Tanekan beralasan mereka kewalahan bila harus menghadapi para calo itu terus-menerus.

"Kami selama ini kooperatif dengan mereka, tetapi karena perbuatan mereka seperti ini," ujar Tanekan. Rencananya, imbuh dia, pengelola SPBU ini akan meminta bantuan Pertamina Kupang dan kepolisian untuk menertibkan calo-calo BBM tersebut. Apalagi, keluh dia, uang yang didapatkan para calo itu hanya dihabiskan untuk membeli minuman keras.


EditorPalupi Annisa Auliani

Terkini Lainnya

Coba Kabur dari Polisi, Seorang Buronan Babak Belur Ditendang Kuda

Coba Kabur dari Polisi, Seorang Buronan Babak Belur Ditendang Kuda

Internasional
Bawaslu Selidiki Spanduk Paslon 02 Bernada Provokatif di Kemayoran

Bawaslu Selidiki Spanduk Paslon 02 Bernada Provokatif di Kemayoran

Megapolitan
Bawaslu Bengkulu Panggil 2 Bupati Usai Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'aruf

Bawaslu Bengkulu Panggil 2 Bupati Usai Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'aruf

Regional
Fadli Zon: Masak Menko Polhukam Koreksi Presiden, Bagaimana Ceritanya?

Fadli Zon: Masak Menko Polhukam Koreksi Presiden, Bagaimana Ceritanya?

Nasional
Eni Anggap Uang Kotjo untuk Munaslub Golkar dari Sumber yang Halal

Eni Anggap Uang Kotjo untuk Munaslub Golkar dari Sumber yang Halal

Nasional
5 Fakta Kecelakaan Kapal Motor di Sungai Kapuas, 4 Masih Hilang hingga Arus Deras Jadi Kendala

5 Fakta Kecelakaan Kapal Motor di Sungai Kapuas, 4 Masih Hilang hingga Arus Deras Jadi Kendala

Regional
Petani Buang Buah Naga Merah ke Sungai karena Harganya Murah

Petani Buang Buah Naga Merah ke Sungai karena Harganya Murah

Regional
Otoritas Meksiko Selidiki Dugaan Kelalaian dalam Insiden Ledakan Pipa Minyak Ilegal

Otoritas Meksiko Selidiki Dugaan Kelalaian dalam Insiden Ledakan Pipa Minyak Ilegal

Internasional
Pendaki Wanita Berjuluk 'Bikini Hiker' Tewas Membeku di Taiwan

Pendaki Wanita Berjuluk "Bikini Hiker" Tewas Membeku di Taiwan

Internasional
Fadli Zon Sarankan KPU Cari Moderator Debat dari Kalangan Akademisi

Fadli Zon Sarankan KPU Cari Moderator Debat dari Kalangan Akademisi

Nasional
Keluarga Berharap Baasyir Dibebaskan Sesuai Keputusan Awal Jokowi

Keluarga Berharap Baasyir Dibebaskan Sesuai Keputusan Awal Jokowi

Nasional
Tunangan Selesaikan Masalah Utang, Pernikahan Putri Mako Bisa Digelar

Tunangan Selesaikan Masalah Utang, Pernikahan Putri Mako Bisa Digelar

Internasional
Temui Presiden Jokowi, Empat Bupati di Maluku Utara Minta Bangun Bandara dan Pelabuhan

Temui Presiden Jokowi, Empat Bupati di Maluku Utara Minta Bangun Bandara dan Pelabuhan

Nasional
Pengelola Pasar Baru Bekasi Pastikan Tempatnya Layak untuk Berjualan

Pengelola Pasar Baru Bekasi Pastikan Tempatnya Layak untuk Berjualan

Megapolitan
Selain Kapolda, Kapolres Jakpus, Jakut, dan Tangerang Kota Ikut Dirotasi

Selain Kapolda, Kapolres Jakpus, Jakut, dan Tangerang Kota Ikut Dirotasi

Megapolitan

Close Ads X