Kompas.com - 09/04/2013, 21:50 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com — Siti Rubaidah (Ida), istri Wakil Wali Kota Magelang, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Magelang. Ida menjadi tersangka bersama Wakil Ketua Kaukus Politik Perempuan Rahayu Kandiwati (Yayuk) dalam perkara dugaan pencemaran nama baik Wakil Wali Kota Magelang Joko Prasetyo.

Kepala Satreskim Polres Magelang Kota AKP Kiswiyono menjelaskan, penetapan tersebut berdasarkan hasil penyelidikan Tim Penyidik Polres Magelang Kota yang berhasil mengumpulkan semua barang bukti dan keterangan saksi.

"Ya, termasuk berdasarkan hasil kajian saksi ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Undip Semarang. Kajian itu menyatakan bahwa perkara tersebut sudah memenuhi unsur hukum pidana," terangnya, Selasa (9/4/2013).

Kiswiyono mengatakan, sejak pekan lalu, pihaknya telah mengirimkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP). Surat itu, katanya, sekaligus menandai status Ida dan Yayuk menjadi tersangka dari sebelumnya terlapor. Baik Ida maupun Yayuk, lanjutnya, keduanya telah dikirimi surat panggilan pemeriksaan.

Namun, pada panggilan pertama untuk hadir pada Kamis (4/4/2013), yang bersangkutan tidak datang. Pihaknya kemudian mengirimkan surat panggilan kedua agar bisa hadir pada awal pekan mendatang. Adapun Rahayu Kandiwati akan dimintai keterangan sebagai tersangka pada Senin (15/4/2013) mendatang. Sementara itu, Siti Rubaidah akan diperiksa pada Selasa (16/4/2013).

"Kami harap kedua tersangka tidak lagi mangkir dari panggilan sehingga proses hukum ini berjalan lebih cepat," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Wali Kota Magelang Joko Prasetyo yang sekarang berstatus sebagai terdakwa kasus KDRT melaporkan balik istrinya, Siti Rubaidah, dan Yayuk Kandiwati atas kasus pencemaran nama baik pada 29 Januari 2013 lalu. Joko juga melaporkan istrinya dalam kasus dugaan pencurian dalam rumah tangga.

"Untuk laporan kasus pencurian dalam rumah tangga (Pasal 367 KUHP) tidak bisa diproses lebih lanjut," katanya.

Menurut saksi ahli, karena statusnya masih suami dan istri, maka kasus yang dilaporkan bukan termasuk pencurian. Adapun untuk kasus penelantaran anak, pihaknya masih melakukan pendalaman.

Sementara itu, Rahayu Kandiwati mengaku sudah menerima surat pemanggilan dari Polres Magelang sebagai tersangka. Dia juga mengakui pada panggilan pertama tidak bisa hadir lantaran kuasa hukumnya berhalangan. Namun, dia berjanji akan hadir pada pekan depan untuk diperiksa.

"Ya, saya sudah menerima surat penetapan tersangka. Saya akan hadir untuk diperiksa pekan depan," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.