Kompas.com - 09/04/2013, 19:52 WIB
|
EditorFarid Assifa

GARUT, KOMPAS.com - Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono mengatakan, gunung Guntur yang statusnya waspada kondisinya mulai kritis. Beberapa hari ini, sering terjadi gempa tremor yang tak pernah berhenti.

"Kondisi Guntur sekarang kritis, soalnya sudah 150 tahun tidak meletus lagi," jelas Surono saat mendatangi langsung Pos Pengamatan Gunung Guntur, Garut, Selasa (9/4/2013).

Surono menambahkan, hasil pengamatan selama ini gempa tremor telah terjadi tiga kali setelah gunung ini ditetapkan satusnya dari normal ke waspada. Sedangkan hari ini gempa tremor terjadi secara terus menerus sampai siang tadi. Kondisi ini perlu kewaspadaan penuh, karena jika terus terjadi gempa tremor, gunung berpotensi meletus. Apalagi, diprediksi gunung ini akan meletus dahsyat setelah "tertidur" selama ratusan tahun.

"Kalau sudah gempa tremor, biasanya sudah meletus. Ini ciri gempa terakhir sebelum terjadi letusan," ungkapnya.

Jika gunung ini sampai meletus, lanjut Surono, diprediksi letusan besar akan terjadi sampai satu bulan. Pasalnya, kondisi gunung yang lokasinya dekat dengan perkotaan Garut ini, memiliki gumpalan tanah yang sangat besar.

"Sudah gempa tremor belum meletus, bisa disebabkan ada faktor alam yang menyumbat aliran lava. Gunung ini punya sejarah besar. Mudah-mudahan tak sampai terjadi letusan," pungkas Surono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.