Kompas.com - 09/04/2013, 05:53 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Lantaran taruma menghadapi cuaca ekstrem yang tidak menentu dan membahayakan aktifitas pelayaran, sejak beberapa tahun terakhir puluhan nelayan di Polewali Mandar kini beralih profesi jadi petani rumput laut. Agar bisa sukses menekuni usaha barunya para petani ini bersedia mengikuti kursus singkat tentang tata cara bercocok tanam oleh pemerintah setempat, termasuk memelihara dan merawat tanaman rumput laut hingga penanganan pasca-panen.

Puluhan nelayan yang mengaku kini trauma melaut di tengah cuaca ekstrem yang tidak menentu di perairan laut sejak beberapa tahun terakhir ini memutuskan beralih profesi menjadi petani rumput laut. Usaha barunya ini dinilai jauh lebih menguntungkan dibanding mereka harus menyabung nyawa dan dipermainkam gelombang di tengah laut. Para nelayan yang rata-rata hanya berpendidikan rendah bahkan ada yang tak pernah mengenyam bangku sekolah ini rela mengikuti kursus singkat tata cara menanam rumput laut yang baik dan benar agar bisa menghasilkan produksi rumput laut yang berkualitas.

Untuk menekuni profesi sebagai petani rumput laut, para nelayan ini mengau tak kesulitan beradaptasi. Selain mereka sudah terbiasa di laut, mereka juga rata-rata punya bekal perahu yang akan mereka manfaatkan untuk menanam dan memelihara tanaman rumput laut mereka hhingga hingga panen. Syamsuddin, salah satu nelayan di Kelurahan Takatidung Polewali Mandar ini mengaku sangat senang mengikuti pelatihan atau kursus singkat tersebut. Pelatihan ini diakui para peserta sebagai bekal ilmu sebelum menekuni profesi barunya. "Kami tak hanya belajar menanam dan memelihara rumput laut tapi juga belajar merencanakan usaha agar bisa memberi nilai tambah bagi nelayan," ujar Syamsuddin.

Kepala seksi program, Balai Diklat Perikanan Elsye Rori mengatakan pelatihan ini diharapkan bisa memperkaya wawasan dan pengetahuan nelayan dalam menekuni profesi barunya dengan tekni bercocok tanam rumput laut yang modern, sehingga diharapkan bisa meningkatkan pendapatan para nelayan. "Kursus singkat ini kami berharap bisa membuka wawasan nelayan dalam bercocok tanam agar mereka bisa meningkatkan produksi mereka,"ujar Elsye.

Pengembangan rumput laut untuk mengangkat pendapatan ekonomi warga terutama para nelayan pesisir, ujar dia, telahmenjadi salah satu program yang kini dicanangkan pemerintah untuk menekan angka kemiskinan. Pemerintah bahkan berjanji akan mengalokasikan bantuan budidaya rumput laut melalui dana APBD. Cuaca di sepajang pesisir laut Polewali Mandar yang cocok untuk menanam rumput laut sepanjang tahun, diharapkan bisa menjadi harapan baru bagi para nelayan agar bisa terbebas dari kemiskinan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X