Berbagai Kendala Masih Terjadi Dalam Pilkada Serentak - Kompas.com

Berbagai Kendala Masih Terjadi Dalam Pilkada Serentak

Kompas.com - 07/04/2013, 21:25 WIB

PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Berbagai kendala masih terjadi dalam pemungutan suara pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak tujuh kabupaten di Kalimantan Tengah. Kendala-kendala itu seperti formulir surat undangan C6 tak didistribusikan dan nama warga yang sudah meninggal masih terdaftar sebagai pemilih.

Menurut Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Kalteng Theopilus Anggen di Palangkaraya, Kalteng, Minggu (7/4/2013), ia sempat mengunjungi 10 tempat pemungutan suara (TPS) di Kasongan, ibu kota Kabupaten Katingan menjelang pemungutan suara. Sebagian formulir surat undangan ternyata tid ak disampaikan.

Pemungutan secara bersamaan digelar di Kabupaten Katingan, Sukamara, Lamandau, Barito Timur, Seruyan, Murung Raya, dan Pulang Pisau, Kamis (4/4/2013). Selain masalah formulir, dalam daftar pemilih tetap tercantum nama warga Kasongan yang sudah meninggal tiga tahun lalu.

"Lalu, sejumlah nama terdaftar namun alamatnya tidak jelas. Hanya tercantum, Kelurahan Kasongan Baru. Kalau begitu, susah mencari warga yang dimaksud," ucap Theopilus.

Ia menambahkan, di satu TPS, sebanyak 150 dari total lebih kurang 400 formulir undangan, tidak didistribusikan hingga pukul 16.00, sehari sebelum pemungutan suara. Contoh lain terjadi di Murung Raya. Di TPS 21, Kel urahan Beriwit, Kecamatan Murung, hanya 49 warga memberikan suara.

"Di TPS itu seharusnya ada 570 warga yang memilih. Ada informasi, sebagian besar pemilih itu mobil. Tak menetap. Tapi, rendahnya tingkat partisipasi bukan pelanggaran," katanya. 


EditorRobert Adhi Ksp
Komentar

Terkini Lainnya

Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Internasional
Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Nasional
Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Regional
Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Regional
Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Nasional
Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Megapolitan
Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Nasional
Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Nasional
Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Internasional
Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Regional
Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Internasional
Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Nasional
Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Nasional
Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Nasional
Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Regional

Close Ads X