Salah Satu Pelaku Pencabulan Bocah 4 Tahun Diduga Oknum Polisi - Kompas.com

Salah Satu Pelaku Pencabulan Bocah 4 Tahun Diduga Oknum Polisi

Kompas.com - 07/04/2013, 19:08 WIB

SAUMLAKI, KOMPAS.com - Salah satu pelaku pencabulan dua bocah ingusan yakni AW (8) dan ANP (4), warga Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) diduga anggota Polres MTB berinisial Briptu JK.

Aksi Briptu JK diduga mencabuli bocah perempuan, ANP yang tak lain adalah keponakannya sendiri, di atas kompleks pemakaman kawasan Gunung Nona, Saumlaki. JK diduga berbuat asusila bersama sejumlah pelaku lain.

Ibu korban, IK (36) mengungkapkan, peristiwa memilukan itu menimpa kedua anaknya pada 7 Oktober 2012 dan baru diketahui pada 4 November 2012 setelah anaknya AW berterus terang kepadanya. Selain itu, IK juga mulai curiga sehari setelah kejadian itu, kedua anaknya tampak murung dan ketakutan.

"Mereka diancam kalau menceritakan kejadiannya. Cuma saya mulai curiga karena kedua anak saya selalu mengeluh kesakitan pada alat kelamin mereka," tuturnya kepada wartawan, Minggu (7/4/2013).

IK mengungkapkan, setelah mengetahui kedua anaknya dicabuli, keesokan harinya ia langsung melapor ke Polres MTB. Sayangnya hingga kini, kasus tersebut belum juga ditindaklanjuti. Merasa tidak mendapatkan keadilan, pada 26 Maret 2013 IK melaporkan kasus asusila ini ke Polda Maluku.

Kapolres MTB yang dikonfirmasi Kompas.com Minggu (7/4/2013) secara berulang kali melalui telepon selulernya, yang bersangkutan tak mengangkatnya. Pun ketika dikirim pesan singkat (SMS) juga tidak membalas.


Komentar

Terkini Lainnya

Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode 'E-Learning'

Akademi Antikorupsi, Kuliah Singkat Lawan Korupsi dengan Metode "E-Learning"

Nasional
Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

Perpanjangan Waktu Ganjil-Genap Sudirman-Thamrin Mulai Diuji Coba Senin

Megapolitan
Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

Mobil Tabrak Pipa Saluran Gas Bikin Rumah Berusia 60 Tahun Meledak

Internasional
Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games

Nasional
Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

Pedagang di Jalan Jatibaru Akan Dipindah ke Lahan Milik Sarana Jaya

Megapolitan
Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

Mantan Narapidana Korupsi Dianggap Tak Berhak Tempati Kursi Parlemen

Nasional
Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

Berkat YouTube, Pria yang Hilang 40 Tahun Bertemu dengan Keluarganya

Internasional
Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

Terlilit Utang, Pegawai BRI Kuras Dana Nasabah hingga Rp 562 Juta

Regional
Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

Trump Siap Bekerja Ekstra Keras Demi Warga Jepang yang Diculik Korut

Internasional
Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

Satu Warga di Pulau Buru Terjangkit Penyakit Aneh, Diduga karena Merkuri

Regional
Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

Jaksa Keberatan Fredrich Sebut Penyidik KPK Desersi Polri

Nasional
Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

Curi Kucing untuk Dijadikan Sup Tradisional, 2 Pria Ditangkap

Internasional
Begini Panduan Cara Berunding dengan Korut

Begini Panduan Cara Berunding dengan Korut

Internasional
Sandiaga: Jakarta Darurat Narkoba Banget, Ada 1 Juta Pengguna

Sandiaga: Jakarta Darurat Narkoba Banget, Ada 1 Juta Pengguna

Megapolitan
Terkait Kasus BLBI, KPK Tak Permasalahkan 'Policy' Megawati

Terkait Kasus BLBI, KPK Tak Permasalahkan "Policy" Megawati

Nasional

Close Ads X