Kompas.com - 05/04/2013, 19:16 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

SURABAYA, KOMPAS.com -- Maraknya temuan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu maupun KTP ganda langsung diantisipasi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Jawa Timur. Langkah yang dilakukan dengan membuka stan verifikasi data KTP dan e-KTP di Bank Jatim Cabang Basuki Rahmat Surabaya.

Kadispendukcapil Surabaya Suharto Wardoyo mengatakan, stan tersebut sudah dibuka sejak 4 April 2013. Operasinya pada jam kerja dan akan berlangsung seterusnya sampai waktu yang belum ditentukan. Stan verifikasi KTP dimaksudkan untuk mencegah penggunaan KTP palsu untuk keperluan transaksi bank, semisal untuk membuka rekening, pengambilan uang, atau pengajuan kredit bank.

"Upaya ini bisa memberi kemudahan bagi pihak bank untuk mengecek apakah KTP tersebut memiliki keabsahan yang valid," kata Suharto, Jumat (5/4/2013) di Surabaya.

Menurut Suharto, validasi KTP sangat penting lantaran menyangkut uang nasabah. Dengan membuka stan verifikasi sebagai langkah untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana pencucian uang dan tindak kejahatan lain.

Proses validasi KTP terbilang cukup mudah dan sederhana. Karyawan bank akan membawa KTP nasabah/calon nasabah ke stan verifikasi KTP yang berada di dekat pintu masuk. Dispendukcapil telah menugaskan dua pegawai yang siap mengecek keabsahan KTP melalui nomor induk kependudukan (NIK). Jika NIK tidak terdaftar di database Dispendukcapil, maka bank tidak akan melayani.

"Pengecekan data KTP sangat perlu dilakukan, apalagi e-KTP sekarang tidak ada tanda tangan dari pejabat, sehingga sering diragukan keabsahannya," tuturnya.

Sejak pertama dibuka di Bank Jatim hingga sekarang, masih belum ada temuan adanya KTP palsu. Namun, kata Suharto, KTP palsu justru banyak teridentifikasi di kantor Dispenducapil. Untuk itu, ia menghimbau warga agar memiliki satu KTP saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain untuk mengecek keaslian KTP, stan verifikasi KTP juga bisa dimanfaatkan warga untuk melakukan perekaman data e-KTP. Ke depan, tak menutup kemungkinan verifikasi KTP juga dibuka di bank-bank lain.

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X