Polisi Akan Periksa Pasangan Calon Wali Kota Palopo - Kompas.com

Polisi Akan Periksa Pasangan Calon Wali Kota Palopo

Kompas.com - 04/04/2013, 00:05 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com — Meski telah menetapkan enam tersangka dalam kerusuhan dan pembakaran beberapa kantor pemerintah dan swasta di Kota Palopo, penyidik Polda Sulselbar belum menghentikan penyelidikannya.

Bahkan, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor urut lima, Haidir Basir-Thamrin Jufri, akan diperiksa terkait dugaan pengerahan massa.

"Tunggu perkembangan hasil penyidikan polisi. Yang jelas pada prinsipnya semua pelaku yang terlibat kasus kerusuhan dan pembakaran beberapa kantor pemerintah dan swasta akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan diperlakukan sama di depan hukum. Jika dibutuhkan, maka penyidik akan memeriksa pasangan calon wali kota Palopo nomor urut 5 karena semua tersangka adalah pendukungnya," kata Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar Kombes Endi Sutendi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (3/4/2013) malam.

Mantan Wakil Kepala Polrestabes Makassar ini menambahkan, keenam tersangka kasus kerusuhan dan pembakaran di Palopo sudah tiba di markas Polda Sulselbar Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu sekitar pukul 21.00 Wita.

"Enam tersangka dari Palopo sudah tiba di Polda Sulselbar dengan keadaan selamat. Keenamnya langsung ditahan di rutan markas Polda Sulselbar," tambah Endi.

Sebagaimana telah diberitakan, massa pendukung calon wali kota/wakil wali kota yang kalah, Haidir Basir-Thamrin Jufri, diduga terlibat pembakaran enam gedung perkantoran karena tidak menerima kekalahan, Minggu (31/3/2013).

Sejumlah bangunan yang dibakar adalah Kantor DPD Partai Golkar, Kantor Wali Kota Palopo, Kantor Dinas Perhubungan, Kantor Panitia Pengawas Pemilu, Kantor Kecamatan Wara Timur, dan kantor harian Palopo Pos.

Pasca-kerusuhan dan pembakaran itu, polisi menangkap enam pendukung pasangan calon yang tidak menerima kekalahan.

Keenam tersangka tersebut adalah AT sebagai penggerak, SL pelaku pelemparan batu ke Gedung Golkar, SH pelaku pelemparan batu di Gedung Golkar, M allias I tertangkap tangan membawa botol plastik berisi bensin dan melakukan pembakaran di Gedung Wali Kota Palopo dan Bus Perintis Pemkot, WS alias C melempar ke Gedung Golkar, dan HS binti AH, perannya melakukan pelemparan ke Gedung Golkar sebanyak dua kali.

Dalam perjalanan menuju Makassar, para tersangka dikawal dua regu personel Brimob dan tim penyidik. Pemindahan tersangka dari Palopo ke Makassar dipimpin langsung Direktur Sabhara Polda Sulselbar Kombes Ferdinan Wibisono sebagai kepala satgas pemulihan situasi pasca-kerusuhan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorErvan Hardoko

    Terkini Lainnya

    Sandiaga Beberkan Alasan Tak Tunjuk PNS Jadi Komisaris Utama di PT Delta Djakarta

    Sandiaga Beberkan Alasan Tak Tunjuk PNS Jadi Komisaris Utama di PT Delta Djakarta

    Megapolitan
    Banyak TKA Ilegal, Komisi IX DPR Minta Pemerintah Bentuk Tim Pengawas di Daerah

    Banyak TKA Ilegal, Komisi IX DPR Minta Pemerintah Bentuk Tim Pengawas di Daerah

    Nasional
    Digelar Sebulan, Art Jog 2018 Gelar 83 Penampilan dan Hadirkan Seniman Mulyana

    Digelar Sebulan, Art Jog 2018 Gelar 83 Penampilan dan Hadirkan Seniman Mulyana

    Regional
    Dirjen Imigrasi Sebut Perpres TKA Hanya Sederhanakan Birokrasi

    Dirjen Imigrasi Sebut Perpres TKA Hanya Sederhanakan Birokrasi

    Nasional
    AS Berharap Pertemuan Dua Korea Hasilkan Perdamaian

    AS Berharap Pertemuan Dua Korea Hasilkan Perdamaian

    Internasional
    Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

    Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

    Nasional
    Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara 'Untukmu Indonesia' di Monas

    Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara "Untukmu Indonesia" di Monas

    Megapolitan
    Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

    Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

    Regional
    Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

    Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

    Internasional
    12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

    12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

    Megapolitan
    Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

    Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

    Nasional
    Dilarang Disparbud, Panitia 'Untukmu Indonesia' Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

    Dilarang Disparbud, Panitia "Untukmu Indonesia" Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

    Megapolitan
    Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

    Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

    Nasional
    Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

    Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

    Megapolitan
    Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

    Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

    Megapolitan

    Close Ads X