Kompas.com - 29/03/2013, 19:25 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

SURABAYA, KOMPAS.com - Jasad Zulfikar, bocah tiga tahun yang Rabu lalu hanyut dibawa derasnya Sungai Simo, Surabaya, Jumat (29/3/2013) siang ditemukan. Jasad ditemukan mengapung di pintu air bozem, di kawasan markas Akademi Angkatan Laut Surabaya.

Saat ditemukan, korban masih tetap mengenakan pakaiannya saat dinyatakan hilang dua hari lalu yakni baju dan celana merah. ''Identitas itu sesuai yang dijelaskan oleh orangtua korban,'' kata koordinator, Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana Surabaya, Candra Urat Mangun, Jumat (29/3/2013).

Lokasi ditemukannya korban, kata Candra, di titik 10 kilometer ke arah timur dari lokasi hilangnya korban. Korban ditemukan dengan posisi mengapung dan tengkurap. Wajahnya juga pucat dan mulai membengkak. ''Warga yang mengetahui langsung melapor ke Polsek Krembangan, dan diteruskan ke kami,'' ujarnya.

Usai dibawa ke kamar mayat RSU dr Soetomo Surabaya, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Simo Pomahan 7 B Surabaya untuk segera dimakamkan.

Zulfikar terseret derasnya arus sungai Simo saat hujan deras mengguyur Kota Surabaya dua hari lalu. Dia bermain lepas dari pengawasan anggota keluarganya saat ketinggian air sungai meluber hingga menutup jalan di sekitar sungai. Sejak saat itu puluhan tim gabungan diturunkan menyisir sungai dan gorong-gorong, namun baru siang ini bisa menemukan korban. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.