Kompas.com - 28/03/2013, 18:32 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan didaulat menjadi ikon gerakan stop kekerasan seksual terhadap anak. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama seusai pertemuannya bersama Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait.

"Kita mau meminta Pak Gubernur untuk menjadi ikon untuk gerakan menyetop kekerasan seksual terhadap anak," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Kamis (28/3/2013).

Menurut Basuki, Jakarta menjadi kota dengan nomor urut teratas terkait kekerasan terhadap anak, terutama kekerasan seksual. Basuki mengharapkan, pada Hari Kartini 21 April mendatang, gerakan stop kekerasan seksual terhadap anak dapat dicanangkan di Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

"Kekerasan seksual itu terutama peristiwa inses (pernikahan dalam satu hubungan keluarga) atau segala macam itulah. Jakarta Timur termasuk wilayah yang angka kekerasan seksual terhadap anak-anaknya cukup tinggi," kata Basuki.

Basuki mengatakan, telah memerintahkan Asisten Kesejahteraan Masyarakat DKI, Mara Oloan Siregar, untuk terus berkomunikasi dengan Komnas PA. Untuk menanggulangi semakin tingginya angka kekerasan seksual itu, Basuki mengatakan perlunya ada koordinasi tiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mulai dari perangkat yang paling bawah hingga atas.

"Makanya kita butuh lurah yang betul-betul punya hati dulu, dengan Dinas Sosial juga sama. Jadi, sekarang perlu ada koordinasi antara SKPD dan itu yang mau kita lakukan," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.