Belum Ada Surat Panggilan Ke Wali Kota Bandung

Kompas.com - 28/03/2013, 17:46 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejak kasus dugaan suap dana bantuan sosial Pemkot Bandung yang menyeret nama Kepala Dinas dan Aset Daerah Pemkot Bandung Herry Nurhayat menyeruak di media. Hingga kini, Komisi Pemberantasan Korupsi masih belum memanggil orang nomor satu di Kota Bandung, Dada Rosada. Nama Dada kerap disebut sebagai pihak yang diduga memerintah Herry untuk melakukan suap kepada Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung Setyabudi Tejocahyono.

"Sampai saat ini masih belum ada surat atau pun jadwal pemanggilan untuk Dada Rosada sebagai saksi ke KPK," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK, Kamis (28/3/2013). Dia pun belum dapat memastikan kapan surat panggilan itu akan dilayangkan, karena jadwal pemanggilan pun belum ditentukan.

Johan mengatakan, KPK juga belum dapat mendatangkan tokoh masyarakat Bandung sekaligus pimpinan organisasi masyarakat Gasibu Pajajaran, Toto Hutagalung, yang juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. "Toto masih belum berhasil dipanggil, dan saya belum tahu apa kesulitan yang dihadapi oleh penyidik untuk memanggilnya," ujar dia.

Sebelumnya, KPK menangkap empat orang dalam operasi tangkap tangan di dua lokasi. Setyabudi dan Asep Triana ditangkap di ruangan si hakim di PN Bandung, Jalan RE Martadinata, Bandung. Adapun Herry Nurhayat dan Pupung ditangkap di ruang kerja masing-masing di kantor Pemkot Bandung. KPK juga mengamankan seorang petugas keamanan PN Bandung untuk diperiksa.

Dalam kasus ini, Pupung tidak ditetapkan sebagai tersangka. Belakangan, KPK pun menetapkan Toto Hutagalung sebagai tersangka karena dia diduga sebagai orang yang menyuruh Asep mengantarkan uang kepada Setyabudi. Keempat tersangka diduga terlibat tindak pidana korupsi terkait kepengurusan perkara korupsi dana bantuan sosial di Pemerintah Kota Bandung.

KPK juga telah mencegah Wali Kota Bandung Dada Rosada terkait penyidikan kasus ini. KPK berjanji segera menjadwalkan pemeriksaan untuk Dada sebagai saksi dari tiga tersangka, yakni Asep, Herry, dan Toto.

Berita terkait dapat dibaca dalam topik: KPK Tangkap Tangan Hakim Bandung

 

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

    Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

    Regional
    Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

    Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

    Regional
    Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

    Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

    Regional
    Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

    Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

    Regional
    Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

    Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

    Regional
    Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

    Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

    Regional
    Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

    Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

    Regional
    Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

    Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

    Regional
    Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

    Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

    Regional
    Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

    Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

    Regional
    Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

    Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

    Regional
    15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

    15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

    Regional
    Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

    Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

    Regional
    Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

    Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

    Regional
    Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

    Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X