6 Kecamatan di Kendal Sasaran Empuk Pengedar Narkoba - Kompas.com

6 Kecamatan di Kendal Sasaran Empuk Pengedar Narkoba

Kompas.com - 28/03/2013, 00:24 WIB

KENDAL,KOMPAS.com - Enam kecamatan di Kabupaten Kendal Jawa Tengah, sering digunakan untuk transaski narkoba. Enam kecamatan itu adalah, kecamatan Boja, Limbangan, Kaliwungu, Kendal kota, weleri dan Sukorejo.

Kepala Badan Narkotika Kendal (BNK) Teguh Budi Santoso menyebutkan, enam kecamatan itu berada di perbatasan daerah lain dan juga tempat wisata. Seperti misalnya Kaliwungu yang berbatasan dengan kota Semarang, Limbangan, Sukorejo dan Boja yang mempunyai tempat wisata alam dan sering dikunjungi wisatawan.

Sementara Weleri berbatasan dengan kabupaten Batang, dan Kendal menjadi pusat keramaian yang terletak di jalan pantura.

Teguh menjelaskan, pengguna dan pengedar narkoba yang tertangkap pada tahun 2012 sebanyak 14 orang, 8 orang di antaranya adalah pelajar.

"Tahun 2013 ini, sudah ada 9 pengguna narkoba yang ditangani kepolisian dan kebanyakan narkoba jenis obat daftar G dan ganja," kata Teguh di sela-sela pemberian sosialisasi bahaya narkoba kepada siswa SMA PGRI 1 Kendal, Rabu (27/3/2013).

Teguh menerangkan, pelajar merupakan sasaran para pengedar narkoba. Sebab, mereka banyak yang belum tahu akan bahaya narkoba. Oleh sebab itulah pihaknya terus mendatangi sekolah-sekolah maupun kampus-kampus yang ada di Kendal untuk memberi pengetahuan bahaya narkoba.

"Kami memberikan gambaran bahaya penyalahgunaan narkotika, khususnya kepada siswa yang rentan peredaran narkoba. Di Kendal sendiri, narkotika yang banyak beredar dan disalahgunakan pelajar adalah obat-obatan daftar G, seperti dextro dan ganja," jelasnya.


EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X