Kompas.com - 27/03/2013, 11:14 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

PONTIANAK, KOMPAS.com - Aliansi Jurnalis Independen Pontianak, Kalimantan Barat mengecam penganiayaan jurnalis terkait pilkada di Gorontalo, Sulawesi Utara.

Polisi diminta mengusut kasus itu dengan cepat karena kejadian itu adalah pidana murni, bukan delik aduan. Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pontianak Budi Miank, Rabu (27/3/2013) menjelaskan, tindakan brutal yang dilakukan secara sengaja itu tidak bisa dibenarkan.

"Tindakan yang dilakukan oleh pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan TVRI Gorontalo tidak bisa ditoleransi. Protes terhadap pemberitaan yang dinilai merugikan diatur oleh UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Keberatan bisa diberikan sebagai hak jawab atau pengaduan ke Dewan Pers," tutur Budi.

Peristiwa itu menyebabkan, Divisi Program TVRI Ichsan Nento dan Kepala LPP TVRI Gorontalo Irmasyah mengalami luka. Menurut Budi, AJI Pontianak mendukung langkah AJI, IJTI dan PWI Gorontalo mendampingi empat jurnalis televisi lainnya yang menjadi korban kekerasan melapor ke Polres Gorontalo Kota.

"Keempat jurnalis yang juga menjadi korban kekerasan tersebut adalah Ruli Lamusu (ANTV), Farid Utina (Trans7), Andri Arnold (Metro Tv), dan Agus Limehu (Mimoza TV)," kata Budi.

AJI Pontianak menilai, penganiayaan dan perampasan kamera wartawan termasuk kategori menghalang-halangi kerja jurnalistik. "Pelaku harus juga dijerat menggunakan KUHP selain dijerat dengan Undang-undang Pers," ujar Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.