Kompas.com - 26/03/2013, 22:44 WIB
|
EditorHeru Margianto

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan segera mengajukan permohonan perlindungan khusus kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terhadap 31 tahanan Lapas Kelas IIB Cebongan, Sleman, Yogyakarta, yang berada di sel 5A Blok Anggrek.  

Komnas HAM mendapati 31 tahanan tersebut mengalami trauma. "Trauma karena melihat peristiwa eksekusi dan ketakutan akan keselamatannya dan keluarga karena telah memberi keterangan tanpa mendapat kepastian pengamanan," terang Komisioner Komnas HAM Siti Noor Laila saat ditemui seusai melakukan investigasi di Lapas Cebongan, Selasa (26/3/2013).

Ia mengatakan, karena ke-31 tahanan tersebut berada di lapas, maka pengamanan khusus akan dilakukan di lapas. "Durasinya kita tidak tahu sampai kapan karena itu wewenang dari LPSK. Namun, yang pasti mereka akan mendapat penjagaan khusus," ujarnya.

Komnas HAM hari ini mendatangi Lapas Cebongan untuk mengumpulkan data lapangan terkait peristiwa penyerangan ke lembaga itu oleh gerombolan bersenjata pada Sabtu (23/3/2013) pekan lalu.

Sebelumnya, gerombolan bersenjata api laras panjang, pistol, dan granat menyerang Lapas Cebongan. Mereka menembak mati empat tersangka kasus pembunuhan Sersan Satu Santosa, anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus), di Hugo's Cafe.

Keempat tersangka itu adalah Gameliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, dan Yohanes Juan Manbait. Sebelum kabur, gerombolan tersebut juga membawa rekaman CCTV. Adapun aksi itu hanya berlangsung 15 menit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.